Enam Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Lansia dan Risiko Tinggi

Enam Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Lansia dan Risiko TinggiSurabaya,(DOC) — Enam jemaah haji asal Jawa Timur yang berangkat melalui Embarkasi Surabaya dilaporkan wafat di Arab Saudi hingga hari ke-21 pelaksanaan ibadah haji 2026. Seluruh jemaah yang meninggal masuk kategori risiko tinggi, dengan mayoritas berusia lanjut.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para jemaah di Tanah Suci.

Bacaan Lainnya

“Kami turut berduka cita atas wafatnya para jemaah haji di Tanah Suci. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga diberi ketabahan,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Berikut enam jemaah yang dilaporkan wafat:
  • Kamariyah Dul Tayib (85), Kloter 8, Kabupaten Pasuruan
  • Abd Wachid (71), Kloter 7, Kabupaten Pasuruan
  • Fajar Puja Sasmita (53), Kloter 11, Kota Malang
  • Sibiatun Saji (72), Kloter 33, Kabupaten Lamongan
  • Mustika Rajim D (75), Kloter 47, Kabupaten Gresik
  • Suyono Reso (58), Kloter 62, Kabupaten Jombang

Seluruh jemaah tersebut telah mendapatkan penanganan sesuai prosedur kesehatan dan di makamkan di Arab Saudi.

PPIH Embarkasi Surabaya juga terus berkoordinasi dengan keluarga jemaah di daerah asal masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk memastikan informasi dan proses administrasi berjalan baik.

Pemberangkatan Haji Masih Berlangsung

Sementara itu, proses pemberangkatan jemaah haji dari Embarkasi Surabaya masih berjalan. Hingga saat ini, sebanyak 28.445 jemaah dan petugas telah di berangkatkan ke Tanah Suci, atau sekitar 65 persen dari total kuota.

Total kuota Embarkasi Surabaya pada musim haji 2026 mencapai 44.080 orang. Jumlah itu terdiri dari:

  • 42.109 jemaah
  • 464 petugas
  • 162 Petugas Haji Daerah (PHD)
  • 140 pembimbing KBIHU dari 116 kloter

Ketua PPIH memastikan seluruh proses pemberangkatan terus berjalan tertib dan sesuai jadwal.

“PPIH terus melakukan koordinasi agar pelayanan jemaah berjalan maksimal, baik dari akomodasi, kesehatan, transportasi, maupun penerbangan,” jelasnya.

Baca Juga:  Tri Rismaharini Sowan ke Ponpes Dalwa, Habib Ali Puji Dedikasinya untuk Surabaya

Kondisi Jemaah yang Tertunda

Selain itu, tercatat 23 jemaah masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Surabaya. Dua jemaah menunda keberangkatan karena kondisi hamil dan masih berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES). Sementara itu, 27 jemaah lainnya menunda keberangkatan dari daerah asal karena alasan kesehatan.(ode/r7)

Pos terkait