Festival Rujak Uleg HJKS 731, Cak Eri dan Ning Rini Ikut Tampil Atraksi Teatrikal

Festival Rujak Uleg HJKS 731, Cak Eri dan Ning Rini Ikut Tampil Atraksi TeatrikalSurabaya, (DOC) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera menggelar Festival Rujak Uleg untuk menyemarakan rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731. Berbeda dari tahun sebelumnya, Festival Rujak Uleg kali ini akan digelar di Taman Surya Balai Kota Surabaya. Event tahunan ini, dihelat pada Minggu, 19 Mei 2024 mulai pukul 09.00 WIB.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Heri Purwadi, dalam konferensi pers di eks Kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Kamis (16/5/2024).

Bacaan Lainnya

“Kenapa di Balai Kota? Karena saat ini pemkot sedang melakukan pekerjaan revitalisasi di Kota Lama. Sehingga kami pindah, dan kembali lagi di Balai Kota agar masyarakat lebih dekat dengan Taman Surya,” kata Heri Purwadi.

Jumlah peserta Festival Rujak Uleg kali ini mencapai 564 orang yang berasal dari berbagai komunitas dan Perangkat Daerah (PD) di lingkup pemkot. Bertemakan ‘History of Rujak Uleg’, pemkot ingin mendekatkan masyarakat dengan sejarah pembuatan rujak uleg.

Menariknya lagi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya Rini Indriyani turut terlibat dalam teatrikal ‘History of Rujak Uleg’.

“Pembukaan Festival Rujak Uleg akan di mulai dengan tampilan teatrikal ‘History of Rujak Uleg’ yang melibatkan Cak Eri dan Ning Rini. Kita ingin masyarakat mengetahui bahwa membuat rujak uleg ada beberapa proses sebelum bisa di nikmati. Kemudian untuk pesertanya lebih pada komunitas, hotel, restoran, masyarakat umum, sekolah, dan universitas,” jelasnya.

Perangkat Daerah, Kecamatan dan Kelurahan Terlibat

Sedangkan PD, kecamatan, dan kelurahan, akan tetap terlibat dalam gelaran Festival Rujak Uleg, hanya saja mereka tidak menjadi peserta. Melainkan mereka akan menjadi peserta lomba fashion show yang bernuansakan ‘History of Rujak Uleg’. Makanya tidak menggunakan busana carnival (karnaval) seperti tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Gelar Lomba Mendongeng, Cara Pemkot Surabaya Tingkatkan Literasi Anak

“Hotel juga akan membuat rujak kreasi, dan menu plating. Jadi bagaimana rujak cingur ini bisa menjadi sajian yang menarik jika di kombinasikan dengan makanan yang lainnya,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkot turut menggandeng komunitas-komunitas yang ada di Kota Surabaya. Di antaranya, komunitas Harley dan Land Cruiser. Bahkan, mereka juga ikut mendisplay atau memamerkan motor maupun mobilnya sehingga bisa di gunakan sebagai properti foto bagi masyarakat umum.

Di samping itu, pemkot tidak memasang pembatas atau barikade pagar besi. Namun, hanya memasang pembatas berupa water barrier yang lebih rendah, agar masyarakat lebih dekat dengan peserta Festival Rujak Uleg. Selain itu terdapat tiga pintu yang di buka sebagai sirkulasi keluar-masuk bagi pengunjung.

“Biasanya Balai Kota hanya membuka dua pintu di sisi timur dan barat, tetapi nanti pintu di sisi selatan akan ikut di buka. Toilet publik juga akan di tambahkan di sisi selatan, tentunya kami sangat mempertimbangkan sirkulasi untuk memudahkan penonton dan evakuasi. Petugas kesehatan dan ambulan juga ditambah,” tuturnya.

Nantinya, Pemkot Surabaya akan membagikan rujak uleg kepada masyarakat secara bersama-sama. Ketika Wali Kota Eri membagikan rujak uleg kepada warga, maka seluruh peserta juga akan membagikan kepada masyarakat. “Kita ingin memanjakan masyarakat agar tidak berebut atau naik ke atas panggung,” ujar dia.

30 Ribu Pungunjung Akan Hadir di Festival Rujak Uleg

Terkait kesiapan pelaksanaan Festival Rujak Uleg nantinya, Heri Purwadi menyampaikan bahwa cobek raksasa akan mulai di pasang pada, Jumat (17/5/2024), pada pukul 21.00 WIB. “Tahun ini ada satu saja dengan ukuran 2,4 meter. Kalau di tahun kemarin ada tiga cobek karena kami mengundang bupati dan walikota tetangga,” tuturnya.

Jika tahun sebelumnya sasarannya adalah 20.000 pengunjung, Festival Rujak Uleg 2024 ini turut menggandeng PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia). Pihaknya menargetkan, 30.000 pengunjung dapat menghadiri Festival Rujak Uleg di Taman Surya Balai Kota Surabaya.

“110 komunitas akan membagikan masing-masing delapan porsi rujak uleg, lalu dari cobek besar sekitar 500 porsi, kemudian pemkot akan membagikan 731 porsi untuk masyarakat. Ada 1000 lebih porsi rujak uleg yang akan di bagikan,” terangnya.

Baca Juga:  FPK dan Pemkot Surabaya Serukan Tolak Demo Anarkis

Oleh sebab itu, Heri Purwadi mengajak masyarakat untuk hadir, menyaksikan, sekaligus memeriahkan Festival Rujak Uleg di Taman Surya Balai Kota Surabaya. “Kami mempersilahkan untuk warga Kota Surabaya hadir dan meriahkan Festival Rujak Uleg, karena tahun 2024 kami akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk warga Kota Surabaya,” ajaknya.

Sementara itu, Sub Koordinator Pengawas dan Pengendalian Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Soe Priyo Utomo mengatakan, pada Sabtu, 18 Mei 2024, kawasan Jalan Sedap Malam sampai di pintu timur akan mulai di sterilkan. Sebab, kawasan tersebut akan di peruntukkan untuk UMKM sehingga tidak menjadi titik parkir.

“ULP (Unit Layanan Pengadaan) sebelah utara di buat titik parkir untuk VIP. Titik parkir sudah di siapkan di sekitar Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Jimerto, Jalan Pacar, dan Jalan Jaksa Agung Suprapto. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Grand City untuk antisipasi pengunjung yang membludak,” pungkas Priyo. (r6)

Pos terkait