Gaji Ke-13 Segera Dibahas Tim Anggaran Dengan Wali Kota

Surabaya,(DOC) – Desakan pencairan gaji ke-13 untuk Aparatur Sipil Negara(ASN) dilingkungan Pemkot Surabaya kian menguat, dalam rapat dengar pendapat(hearing) di Komisi A yang dihadiri oleh ketua DPRD Kota Surabaya, Rabu(29/8/2018). 

Hearing di Komisi A itu memanggil Bappeko, Kadiknas, dan Badan Pengelola Keuangan Daerah Pemerintah Kota Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD, Armuji meminta, Bappeko dan Badan Pengelola Keuangan segera mengeluarkan tunjangan kinerja di gaji ke-13 bagi ASN dilingkungan Pemkot Surabaya.

“Tak ada alasan lagi Pemkot tidak membayar gaji ke 13, karena banyak pegawai di Pemkot yang mengeluhkan belum cairnya gaji ke-13.” ungkap Armudji. 

Ia menilai aneh jika Pemkot Surabaya tidak bersedia mencairkan gaji ke-13. Mengingat hampir seluruh daerah di Indonesia sudah mulai mengeluarkannya.

Bahkan, lanjut Armudji, peraturan daerah (Perda) nya sudah menjelaskannya.

“Secepatnya harus ada rapat antara Badan Anggaran DPRD Kota Surabaya, dengan pihak anggaran Pemkot untuk persoalan gaji ke 13,” tegasnya.

Ketua Komisi A, Herlina Harsono Nyoto dalam kesempatan yang sama menyatakan, anggaran gaji ke-13 sebenarnya sudah tersedia di Pemkot, namun kenapa belum juga dicairkan.

“Apa alasannya,” tanya Herlina kepada para peserta hearing mewakil Pemkot Surabaya.

Sementara itu, Kepala Bappeko Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjanjikan, bahwa tim anggaran Pemkot secepatnya akan membahas gaji ke-13.

“Sebelum kita bahas di tim anggaran, kami akan membahasnya lebih lanjut dengan bu Wali Kota(Tri Rismaharini,red),” papar Eri menjawab desakan para wakil rakyat tersebut.(rob/r7).