
Jember,(DOC) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meninjau langsung kondisi jalur tikungan Mbah Singo di Kabupaten Jember pada Senin (28/7). Peninjauan di lakukan menyusul laporan kerusakan serius di jalur Gumitir, mulai dari retakan, lubang, gelombang, hingga amblasan yang membahayakan, terutama bagi kendaraan bertonase besar.
“Kalau jalur Gumitir tidak segera di tutup dan di perbaiki, kerusakannya bisa bertambah parah. Di sana sudah terjadi longsor. Kalau sampai ambles total, pengerjaan selama setengah tahun pun belum tentu cukup. Maka penutupan jalur ini semata demi keselamatan masyarakat,” tegas Emil.
Ia menjelaskan bahwa penutupan akses jalan akan berlangsung selama dua bulan untuk memungkinkan penanganan longsor dan perbaikan struktur jalan. Salah satu upaya utama adalah pembangunan bored pile (borpa) yang di fungsikan sebagai penguat pondasi jalan.
“Saat ini masih menunggu kedatangan beton. Setelah itu akan langsung di lakukan pengecoran pilar hingga menembus tanah keras sedalam hampir 30 meter. Ini penting agar struktur jalan menjadi lebih kokoh,” jelasnya.
Emil menambahkan bahwa sejauh ini sudah ada empat titik borpa yang di kerjakan. Jika logistik tiba tepat waktu, proses pengecoran bisa segera di mulai.
“Target kami 55 borpa selesai bersama perbaikan jalan secara keseluruhan. Ini demi mempercepat penyelesaian proyek,” ujarnya.
Untuk mempercepat progres, Kementerian PUPR di sebut telah menurunkan dua alat berat tambahan. Dengan percepatan ini, waktu pengerjaan yang semula di perkirakan empat bulan di harapkan bisa di pangkas menjadi dua bulan.
Emil juga menyoroti dampak penutupan jalur terhadap sektor transportasi. Sebagai solusi sementara, pemerintah akan mengaktifkan kembali sejumlah stasiun kereta api yang sebelumnya nonaktif, guna memudahkan akses warga di sekitar wilayah terdampak.
“Prinsipnya, pemerintah bekerja ekstra dan berkoordinasi erat untuk memastikan penyelesaian jalur Gumitir berjalan cepat dan optimal. Harapan kami, masyarakat bisa segera kembali menikmati akses jalan yang aman dan nyaman,” pungkasnya. (r6)





