D-ONENEWS.COM

Gunung Panderman Terbakar, Petugas Gabungan Dikerahkan Selamatkan Warga dan Pendaki

Batu (DOC) – Kebakaran hebat melanda kawasan hutan di lereng Gunung Panderman, Batu, Jawa Timur. Seluruh pendaki dilaporkan sudah tidak ada di gunung. Berdasar laporan dari Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batu, kebakaran diperkirakan terjadi sekira pukul 19. 45 WIB, tadi malam.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan, pihaknya mengumpulkan para personel di Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu untuk memadamkan api di lereng gunung.

“Di lokasi titik kumpul akan dilakukan koordinasi dan kaji cepat untuk menentukan rencana operasi pemadaman,” kata Rochim, Senin (22/7/2019).

Rochim mengatakan, pihaknya juga tengah berusaha mengantisipasi api agar tidak merembet ke permukiman warga.

“Penanganan malam ini dilakukan pemantauan dan antisipasi api agar tidak sampai ke perumahan warga,” kata Rochim.

BPPD melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait operasi pemadaman ini. Koordinasi dilakukan bersama Perhutani, Polres Kota Batu, TNI, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Berdasarkan laporan terakhir pada pukul 22.00 WIB, sudah tidak ada pendaki yang berada di Gunung Panderman. Semua pendaki, sudah berada di Pos Pantau Gunung Panderman dan dalam kondisi aman.

“Menurut data dari Pos Pantau Gunung Panderman sudah tidak ada lagi pendaki yang berada di jalur pendakian Gunung Panderman,” kata Rochim.

Dua pendaki terakhir yang turun ke Pos Pantau Gunung Panderman adalah Much Adnan Fanani dan Firgiawan Listanto yang berasal dari Mojokerto.

Saat ini, petugas gabungan telah dikerahkan menuju lereng Gunung Panderman untuk memadamkan api. Upaya pemadaman ini antara lain melibatkan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, TNI, Polri, Perhutani, Brantas Rescue, PMI, LMDH, dan para relawan. Mereka bergerak ke petak 227 yang mengalami kebakaran hebat.

“Kami telah melakukan rapat koordinasi di Pos Pendakian Gunung Panderman. Penanganan difokuskan pada penyelamatan para pendaki,” ujar Rochim.

Kegiatan pendakian sudah ditutup total sejak terjadinya kebakaran hutan. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

Selanjut, menurutnya, petugas gabungan terus bersiaga untuk mengantisipasi merembetnya api yang membakar hutan ke wilayah permukiman warga. Berbagai upaya akan dilakukan, termasuk membuat sekat pembatas agar api tidak meluas.

“Upaya pemadaman akan mulai dilakukan Senin (22/7/2019), dengan mengutamakan hutan produksi. Hal ini dilakukan untuk mencegah api semakin membesar, karena getah pinus yang mudah terbakar,” tuturnya.(dtc/ziz)

Loading...

baca juga