Surabaya,(DOC) – Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya selama sekitar empat jam pada Senin (22/6/2026) memicu genangan air di sejumlah wilayah. Laporan warga dan pantauan di lapangan menunjukkan kawasan bawah Tol Simo dan Bratang Binangun, Kecamatan Gubeng, menjadi dua titik yang terdampak cukup parah.
Di kawasan bawah Tol Simo, air menggenangi sebagian badan jalan dan menyebabkan kemacetan panjang. Kendaraan melambat saat melintas sehingga arus lalu lintas tersendat, terutama pada jam sibuk pagi hari.
Sementara itu, genangan juga terjadi di kawasan Bratang Binangun. Air merendam jalan dan permukiman warga dengan ketinggian hampir mencapai lutut orang dewasa.
Warga melaporkan hujan mulai turun sekitar pukul 05.00 WIB dan berhenti sekitar pukul 08.30 WIB. Meski hujan telah reda, air masih bertahan di sejumlah titik hingga pagi hari.
Kondisi ini mengganggu aktivitas warga, terutama mereka yang hendak berangkat bekerja dan pelajar yang menuju sekolah.
Genangan juga membawa sampah dari saluran air ke permukiman warga. Warga bahkan melaporkan adanya seekor ular yang diduga terbawa arus banjir ke area permukiman.
Petugas mengerahkan satu unit mobil pompa air untuk mempercepat penyedotan genangan di kawasan bawah Tol Simo. Upaya ini dilakukan agar arus lalu lintas segera kembali normal.
Hingga berita ini di tulis, petugas masih melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik terdampak. Cuaca di beberapa wilayah Surabaya masih terlihat mendung, sehingga warga di minta tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan genangan lanjutan. (ode/r7)





