
Lumajang, (DOC) – Isu tak sedap menerpa institusi peradilan di Kabupaten Lumajang. Dua hakim yang bertugas di Pengadilan Negeri (PN) Lumajang mendadak jadi sorotan publik setelah diterpa rumor dugaan keterlibatan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Menanggapi isu panas tersebut, Ketua PN Lumajang, Pranata Subhan mengaku sudah mendengar kabar tersebut. Pihaknya bahkan langsung menggelar rapat internal bersama jajaran hakim untuk membahas persoalan ini.
“Kami sudah mengimbau dan sudah dirapatkan juga. Kita sampaikan terkait hal tersebut, kita tunggu saja,” ujar Pranata saat dikonfirmasi di halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (17/8/2026).
Meski telah menggelar rapat darurat, Pranata mengaku belum menerima laporan resmi terkait keterlibatan anak buahnya dalam pusaran barang haram tersebut. Ia menegaskan saat ini pimpinan hanya bisa memberikan imbauan tegas agar seluruh hakim tidak melanggar hukum.
“Sampai saat ini belum ada (hakim terlibat). Pada intinya, informasi apa pun, saya sebagai pimpinan hanya bisa mengimbau saja,” tegasnya.
Disinggung soal kemungkinan menggelar tes urine mendadak bagi para hakim untuk membuktikan kebenaran isu tersebut, pihak pengadilan masih bersikap hati-hati dan memilih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pembahasan internal.
“Nanti kami lihat lebih lanjut bagaimana. Saya belum tahu, sampai saat ini belum ada laporan ke saya,” pungkasnya.





