Kades Klanting Lumajang Tertangkap OTT, Tarik Pungli 500 Ribu Ke Warga Calon Penerima Prona

Lumajang,(Doc) – Kepala desa (Kades) Klanting Lumajang,  tertangkap Polres Lumajang karena diduga melakukan pungutan liar (Pungli) Program Nasional (Prona) 2017.
Kades Klanting berinisial PW, ditahan bersama para perangkat desa dan sejumlah staff-nya , saat pihak kepolisian melakukan operasi tangkap tangan(OTT), Rabu(1/2/2017) lalu.
Kanit Tipikor Polrest Lumajang, Ipda Wendi Sulistiono selaku pemimpin operasi, terus melakukan pemeriksaan kepada para tersangka dugaan Pungli Prona.
Hal ini juga dipertegas oleh Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Tinton Riambodho yang menyatakan para tersangka masih dalam proses pemeriksaan, sehingga belum ada keterangan secara resmi soal kasus Pungli tersebut.
“Benar mas, tapi sekarang masih digodok kasusnya sehingga belum bisa menyimpulkan, “katanya, Jumat(03/02/2017) kemarin.
Sementara itu, Terpisah, sejumlah warga desa Klanting,  mengaku telah menjadi korbannya. Bahkan warga yang sudah setor uang ke Kepala Desa juga menyimpan tanda terimanya berupa kwitansi pembayaran yang didapat dari Bendahara Satgas Prona 2017. Jumlah uang yang dibayarkannya, rata-rata Rp. 500 ribu per-warga.
“Bayar Rp.500 ribu untuk biaya Prona 2017 dan kami diberi bukti kwitansi pembayaran”,ujar salah satu warga Dusun Krajan Desa Klanting yang melarang namanya disebut, Sabtu(4/2/2017).
Bukan hanya disatu dusun saja, namun praktek dugaan Pungli ini juga dilakukan dibeberapa dusun, diantaranya dusun Selok Doro.
“Saya punya kwitansinya atas pembayaran uang Prona sebesar Rp.500 ribu. Kwitansi itu ditanda tangani oleh bu.Lidia,” celetuk salah satu warga dusun Selok Doro yang juga tak mau namanya ditulis.
Berdasarkan informasi yang diperoleh d-onenewslumajang.com, desa Klanting mendapat kuota Prona sebanyak 600 bidang, pada tahun ini.
Sebelumnya, data ini juga pernah disosialisasikan ke warga, oleh Andri, petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Lumajang, di Balai Desa Klanting, Senin(23/1/2017) lalu.
Pertemuan sosialisasi itu, dihadiri seluruh tokoh masyarakat, para Ketua RT/RW dan sejumlah warga calon penerima Prona tahun 2017.(mam/r7)