Kasus Penyiraman Air Keras Kepada Aktivis Kontras Jadi Sorotan PBB

Kasus Penyiraman Air Keras Kepada Aktivis Kontras Jadi Sorotan PBB

Jakarta,(DOC) – Kantor Komisaris tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) menyoroti kasus penyiraman air keras kepada Wakil Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Andrie Yunus.

Bacaan Lainnya

Dalam akun X @UNHumanRights, PBB mengatakan sangat prihatin atas apa yang terjadi di Indonesia dan serangan air keras terhadap Andrie Yunus.

“#Indonesia: Sangat prihatin atas serangan asam mengerikan terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Urusan Luar Negeri Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (@Kontras),” tulis PBB.

Secara tegas, PBB mendesak pengungkapan kasus ini dan pertanggungjawaban atas tindak kekerasan yang terjadi kepada para pembela HAM.

“Pembela hak asasi manusia harus dilindungi dalam pekerjaan vital mereka dan dapat mengangkat isu-isu kepentingan publik tanpa rasa takut,” tulis PBB.

Sebagai informasi, peristiwa penyiraman air keras itu terjadi setelah Andrie selesai merekam siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dengan tajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Kegiatan perekaman selesai sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa yang terjadi di Jalan Salemba I Tamang itu menyebabkan Andrie mengalami luka bakar 24 persen. Kini Andrie harus dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk operasi mata yang terkena air keras dan perawatan luka bakar di sekujur tubuhnya. (rd)

Baca Juga:  Di Forum PBB Bersama Presiden Kenya dan Turki, Wali Kota Tri Risma Jelaskan Transportasi Ramah Iklim  

Pos terkait