KawanMU Dampingi Anak Down Syndrome Penyintas Bencana di Pidie Jaya

KawanMU Dampingi Anak Down Syndrome Penyintas Bencana di Pidie Jaya

Pidie Jaya,(DOC) – Korps Relawan Sosial Muhammadiyah (KawanMU) Aceh memberikan pendampingan psikososial inklusif kepada seorang anak penyintas bencana dengan disabilitas Down syndrome di Desa Meunasah Balek, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Jumat (24/1/2026).

Bacaan Lainnya

Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen KawanMU dalam memastikan layanan kemanusiaan pascabencana menjangkau seluruh kelompok rentan, termasuk anak-anak, penyandang disabilitas, dan lansia.

Dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut, KawanMU Aceh menyasar lima desa terdampak, yakni Meunasah Lhok, Meunasah Balek, Beurawang, Masjid Tuhah, dan Blang Cut Meurah Dua. Di setiap lokasi, relawan memberikan dukungan psikososial dengan pendekatan yang ramah, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan individu.

Penanggung Jawab Anak dan Disabilitas KawanMU Aceh MPKS PP Muhammadiyah, Fawaz Zidan An Nafis, menjelaskan bahwa anak dengan Down syndrome tersebut di temui saat kegiatan edukasi untuk anak-anak berlangsung.

“Ketika kami memberikan edukasi kepada anak-anak, kami menjumpai seorang anak penyintas yang ternyata memiliki Down syndrome,” ujar Fawaz.

Perhatian Khusus

Sebagai bentuk pendampingan, relawan KawanMU memberikan perhatian khusus melalui aktivitas yang di sesuaikan dengan kebutuhan anak. Kegiatan tersebut meliputi menggambar, mewarnai, hingga melipat kertas origami. Selain itu, anak juga di ajak melakukan gerakan-gerakan sederhana sebagai bagian dari edukasi psikososial untuk menjaga kestabilan emosi dan menumbuhkan rasa aman.

Fawaz menilai anak tersebut memiliki potensi yang baik dan menunjukkan kemampuan motorik serta kreativitas yang positif.

“Anak ini sangat pintar. Ia mampu mewarnai dengan sangat baik dan melipat kertas dengan rapi. Saya kira pendampingan seperti ini perlu di berikan secara khusus dan berkelanjutan,” imbuhnya.

KawanMU Aceh menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan dukungan psikososial yang inklusif bagi seluruh penyintas bencana. Melalui pendampingan yang berkesinambungan, KawanMU berharap anak-anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, tetap merasa aman, di perhatikan, dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik. (r6)

Pos terkait