Kesaksian Pilu Istri di Lumajang, Bangun Tidur Lihat Suami Dibantai Teman Sendiri

Kesaksian Pilu Istri di Lumajang, Bangun Tidur Lihat Suami Dibantai Teman Sendiri
Polisi melakukan penyidikan terhadap kasus pembunuhan di Lumajang. (Foto: Ist)

Lumajang, (DOC) – Sebuah tragedi berdarah menggemparkan warga Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang pada Selasa (14/7/2026) dini hari. Seorang pria bernama Wahyudi (32) tewas mengenaskan setelah dibantai secara brutal di dalam rumahnya sendiri. Ironisnya, peristiwa keji ini disaksikan langsung oleh sang istri, Rika Kusumawati, yang baru saja terbangun dari tidurnya.

Rika menuturkan, petaka itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku, yang diduga kuat merupakan teman korban berinisial H, tiba-tiba datang dan langsung menyerang suaminya secara membabi buta menggunakan senjata tajam.

Bacaan Lainnya

“Saya bangun tidur itu langsung dibantai suami saya. Pelakunya satu orang. Saya tidak kenal dekat, hanya tahu orangnya saja,” ujar Rika dengan nada pilu saat ditemui di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Hingga kini, Rika masih dirundung kebingungan mendalam. Ia sama sekali tidak mengetahui motif di balik aksi kejam pelaku, sebab sang suami selama ini dikenal tertutup mengenai masalah di luar rumah. “Saya tidak boleh ikut-ikut urusan laki-laki, jadi saya tidak tahu ada masalah apa,” ungkapnya pasrah.

Kekejaman pelaku terlihat dari kondisi luka yang diderita korban. Wahyudi mengalami luka bacok parah di bagian punggung, pundak, kepala, bahkan telinga kanannya nyaris putus.

Kepala Desa Tegalrandu, Sadi, mengungkapkan bahwa korban sempat melakukan perlawanan dan berusaha menyelamatkan diri. Hal ini terlihat dari ceceran darah yang memenuhi lantai dari area tempat tidur hingga ke lorong samping rumah tempat korban akhirnya tumbang.

“Dari tempat tidur sampai lokasi korban terkapar cukup jauh, darah semua itu. Sampai di tembok ada bercak darah,” kata Sadi.

Aksi brutal pelaku sebenarnya sempat coba dilerai oleh seorang teman korban yang berada di lokasi. Namun, pelaku yang sudah kalap justru berbalik menyerang dan membacok kaki teman korban tersebut hingga terluka. Wahyudi yang kehabisan darah akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di lorong samping rumah.

Baca Juga:  Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Lumajang Turun Drastis

Pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus pembunuhan sadis ini. Tim Satreskrim Polres Lumajang telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Lumajang, Ipda Yanuar Ishaq, menegaskan bahwa identitas terduga pelaku sudah kantongi dan saat ini menjadi buronan utama.

“Untuk dugaan pembunuhan saat ini masih dalam penyelidikan. Terduga pelaku masih dalam pengejaran. Kami juga masih menunggu hasil autopsi dari tim dokter RSUD dr. Haryoto Lumajang,” pungkas Yanuar.

Pos terkait