Ketua Komisi D DRPD Surabaya Optimis Layanan Maksimal di RSUD Eka Candrarini

Surabaya, (DOC) — Kota Surabaya kini memiliki rumah sakit baru di kawasan timur, yaitu RSUD Eka Candrarini. Rumah sakit ini di harapkan dapat mengurangi kepadatan di RSUD Soewandhi dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH).

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir, menyampaikan apresiasinya atas pembukaan rumah sakit tersebut. Menurutnya, fasilitas baru ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat, terutama pengguna BPJS.

“Alhamdulillah, hari ini Surabaya Timur resmi memiliki rumah sakit baru. Ini akan mengurangi antrian di IGD Soewandhi dan BDH,” ujarnya.

Akmarawita menjelaskan, RSUD Eka Candrarini akan mulai beroperasi sebagai rumah sakit tipe C. Namun, rumah sakit ini sudah di persiapkan untuk naik ke tipe B dalam satu tahun ke depan.

“Layanan unggulan pertama adalah ibu dan anak. Kami targetkan peningkatan fasilitas dan tenaga medis hingga kelas B pendidikan,” ungkapnya.

Meskipun bertipe C, RSUD ini sudah melampaui standar akreditasi. Dengan kapasitas 155 tempat tidur dan delapan dokter spesialis dasar, pelayanan yang di berikan tidak kalah dengan rumah sakit swasta.

Keberadaan RSUD Eka Candrarini juga di rancang untuk berkolaborasi dengan RSUD lain di Surabaya. Hal ini penting agar pelayanan berjalan optimal.

“Misalnya, bila ada kasus yang belum bisa ditangani di sini, pasien akan di rujuk ke Soewandhi melalui jalur khusus,” jelasnya.

Akmarawita berharap sinergi antar rumah sakit ini dapat mempercepat pelayanan pasien. Hal ini juga membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Hari ini, RSUD Eka Candrarini mulai beroperasi dengan layanan IGD dan poliklinik. Warga yang membutuhkan layanan darurat dapat langsung berkunjung.

“Untuk layanan poliklinik, tetap di perlukan rujukan dari puskesmas sesuai prosedur layanan kesehatan yang ada,” imbuhnya. (r6)

Baca Juga:  Surabaya Tanpa Parkir Liar, Wali Kota Eri Siapkan Tarif Progresif

Pos terkait