Momen HAN 2026, Armuji Ingatkan Peran Vital Keluarga Dalam Pengawasan Digital Anak

Momen HAN 2026, Armuji Ingatkan Peran Vital Keluarga Dalam Pengawasan Digital Anak
Armuji memberikan pesan dalam momen HAN 2026. (Foto:Ist)

Surabaya, (DOC) Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya Armuji mengingatkan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam membentuk karakter sekaligus mengawasi aktivitas digital anak-anak di era modern.

Hal tersebut ditegaskan Armuji saat mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Pahlawan untuk memperkuat komitmen perlindungan dan pemenuhan hak-hak generasi penerus bangsa, Senin (27/7/2026).

Bacaan Lainnya

Menurut Armuji, pemenuhan hak anak tidak hanya sebatas materi, tetapi juga pengasuhan emosional dan pendampingan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. “Orang tua diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga memberikan perhatian, kasih sayang, serta pengawasan terhadap perkembangan anak, termasuk dalam penggunaan teknologi digital,” ujar Armuji.

Ia menambahkan bahwa anak-anak merupakan aset berharga yang menentukan masa depan Indonesia. Oleh karena itu, lingkungan tumbuh kembang yang aman, sehat, dan bebas dari diskriminasi menjadi syarat mutlak.

“Anak-anak adalah harapan masa depan bangsa. Tugas kita bersama memastikan mereka mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan berkualitas, dan kesempatan mengembangkan potensi terbaiknya,” lanjutnya.

Untuk mendukung peran keluarga tersebut, Armuji menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat infrastruktur dan kebijakan yang berpihak pada anak. Mulai dari sektor pendidikan, layanan kesehatan, perlindungan sosial, hingga penyediaan ruang publik yang aman.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkot Surabaya dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas Kota Layak Anak secara berkelanjutan.

“Selamat Hari Anak Nasional 2026. Mari bersama-sama menjaga, melindungi, dan mendukung anak-anak Indonesia agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan membanggakan,” pungkas Armuji.

Baca Juga:  Sejak 1991 Banjir: Pelebaran Box Culvert, Harapan Warga Dukuh Kupang Atasi Masalah Itu

Pos terkait