Urai Kemacetan Surabaya Barat, Proyek Pelebaran Jalan Wiyung–Menganti Dikebut Hingga 2027

Urai Kemacetan Surabaya Barat, Proyek Pelebaran Jalan Wiyung–Menganti Dikebut Hingga 2027
Pelebaran Jalan Wiyung – Menganti di Surabaya Barat. (Foto: Dinkominfo Surabaya)

Surabaya, (DOC) – Impian warga Surabaya Barat untuk terbebas dari kemacetan kronis di jalur penghubung antarkota mulai terealisasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut proyek pelebaran Jalan Wiyung–Menganti yang menjadi urat nadi mobilitas dan distribusi logistik menuju Gresik serta Sidoarjo.

Proyek multiyears ini membentang sepanjang 1.900 meter, mulai dari perempatan Jalan Babatan Unesa ke arah barat hingga Wisma Lidah Kulon. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik telah berjalan sejak April 2026 dan ditargetkan tuntas sepenuhnya pada Mei 2027. “Untuk target tahun 2026 ini, kita selesaikan sepanjang 950 meter terlebih dahulu,” ujar Hidayat, Rabu (9/9/2026).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Pemkot Surabaya telah merampungkan tahap awal sepanjang 350 meter pada 2025. Pembangunan tidak hanya berfokus pada pengaspalan ulang, melainkan penataan ulang infrastruktur secara menyeluruh. Konstruksi jalan baru ini akan mencakup tiga bagian utama, yakni pelebaran badan jalan hingga 10 meter untuk menambah kapasitas volume kendaraan, pembangunan saluran air lebar 5,4 meter menggunakan struktur Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) guna mencegah genangan air, dan membuat jalur khusus pejalan kaki selebar 3 meter di sisi selatan.

Selain mengurai kepadatan lalu lintas harian di kawasan Lidah Wetan dan Lidah Kulon, pengerjaan jalan ini dirancang terintegrasi langsung dengan jaringan Jalan Lingkar Dalam Barat (JLDB). Skema konektivitas ini diyakini bakal memperlancar arus barang dan jasa antarwilayah secara signifikan.

Menyadari potensi gangguan lalu lintas selama proses pengerjaan, Pemkot Surabaya meminta pengertian dari para pengguna jalan. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama pengerjaan berlangsung, terutama bagi pengguna jalan di area Lidah Wetan dan Lidah Kulon. Pekerjaan ini demi kebermanfaatan jangka panjang kita bersama,” pungkas Hidayat.

Pos terkait