Khofifah Kenalkan Keunggulan Jatim ke Atase Pertahanan 17 Negara

Khofifah Kenalkan Keunggulan Jatim ke Atase Pertahanan 17 NegaraSurabaya,(DOC) – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, menyambut atase pertahanan dari 17 negara sahabat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin(26/5/2025). Ia memaparkan keunggulan Jawa Timur sebagai Center of Gravity Indonesia dalam ekonomi, pangan, logistik, dan budaya.

Jawa Timur adalah provinsi terpadat kedua di Indonesia dengan 41,31 juta penduduk. Provinsi ini menjadi lumbung pangan nasional. Produksi padi, jagung, susu, bawang, daging sapi, dan telur di Jatim terbesar di Indonesia. Pada triwulan pertama 2025, ekonomi Jatim tumbuh sekitar 5 persen, melampaui rata-rata nasional.

Bacaan Lainnya

Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya berperan penting sebagai pintu gerbang logistik Indonesia Timur. Sekitar 80 persen logistik kawasan itu mengalir dari Jawa Timur. Provinsi ini memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus dan 13 kawasan industri, termasuk kawasan industri halal.

Khofifah juga menyoroti kekayaan budaya lokal, seperti Arek, Osing, Tengger, Madura, Pantura, dan Mataraman. Kebudayaan ini menjadi sumber kearifan lokal. Di sektor pariwisata, Bromo, Madakaripura, dan Ijen menarik banyak wisatawan mancanegara.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu mengapresiasi atase Serbia yang menghafal motto Jawa Timur, Jer Basuki Mawa Beya. Motto ini menggambarkan kerja keras dan pengorbanan untuk meraih sukses.

Kunjungan Atase Pertahanan 17 Negara ini, diharapkan mempererat hubungan dan kerja sama antara Pemprov Jawa Timur dengan negara sahabat di bidang pertahanan, ekonomi, dan budaya.(lup/r7)

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Wajibkan Standar CHSE bagi Usaha Wisata saat Nataru

Pos terkait