Kloter I Debarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air

Tidak ada komentar 123 views

Surabaya (DOC) – Sebanyak 447 jamaah haji kloter pertama dari debarkasi Surabaya telah tiba di asrama haji Sukolilo Surabaya. Ratusan jamaah tersebut langsung disambut oleh Kepala Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur, Syamsul Bahri, beserta para panitia inti penyelenggaraan ibadah haji dan panitia pembantu PPIH di Aula Minna, Kamis (07/9).
Dalam rangkaian penerimaan tersebut jamaah haji mendapatkan pemeriksaan pendeteksi suhu tubuh (body termo scanner) untuk mendeteksi virus atau penyakit yang ada di Arab Saudi.
Sebelum meninggalkan AHES jamaah haji wajib menyerahkan buku kesehatan, paspor, dan pengecekan dokumen kesehatan maupun paspor oleh panitia PPIH. Sebelum kembali ke daerah masing-masing, setiap jamaah haji mendapatkan air zam-zam 5 liter yang disediakan oleh pihak saudi airlines.
Kepala kantor Kemenaterian Agama Provinsi Jawa Timur, Syamsul Bahri mengatakan rasa syukurnya atas kedatangan kloter pertama. Tak lupa Beliau juga mendoakan jamaah haji yang meninggal dunia di Arab saudi, menjadi Khusnul khotimah.
“Alhamdulillah kloter satu telah sampai di asrama haji, dalam keadaan sehat. Dan semoga jamaah haji yang meninggal disana semoga Khusnul khotimah,” ujarnya didepan jamaah haji kloter satu.
Mantan Kabag TU Kanwil Kemenag Bali itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada petugas atas dedikasinya melayani jamaah selama ini.
Sementara itu mewakili dirjen pengendalian lingkungan, Dr. Hari santoso, menyampaikan tiga hal kepada jamaah haji. Setelah melaksanakan ibadah haji, begitu sampai dirumah harus banyak istirahat. Kedua, buku kesehatan pada kertas warna kuning, dalam waktu 14 hari bila merasakan sakit bisa digunakan pada fasilitas kesehatan terdekat.
“Bukunya dibawa dan dikasihkan ke petugas kesehatan,” ucapnya.
Ketiga, Ia menitipkan pesan kepada jamaah haji bila sudah pulang dan ada keluarga atau tetangga yang akan berangkat menunaikan ibadah haji, agar mengingatkan akan pentingnya menjaga kesehatan, dan pentingnya suntik menginitis.