Batu,(DOC) – Lima perguruan tinggi negeri di Jawa Timur bergandeng tangan menjaga kelestarian lingkungan. Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Brawijaya turun langsung melalui LPPM masing-masing.
Mereka berkolaborasi dengan Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, delapan BUMD air minum, Perum Jasa Tirta I, serta DLH Provinsi Jawa Timur. Aksi nyata mereka di wujudkan dalam bentuk penanaman pohon cemara di Arboretum Sumber Brantas, Kota Batu, Minggu (27/7/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Akar Brantas, Nafas Jawa Timur – Sinergi Alam dan Air untuk Kehidupan Berkelanjutan.”
Direktur Operasi Perumda Air Minum Surya Sembada, Nanang Widyatmoko, menyebut aksi ini sebagai langkah kolektif untuk mengantisipasi perubahan iklim dan menjaga sumber daya air.
“Kami sangat senang bisa berkolaborasi dalam upaya pelestarian ini. Apalagi 93 persen air yang di suplai ke warga Surabaya bersumber dari Brantas. Menjaganya adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Delapan BUMD yang terlibat antara lain: Tugu Tirta (Kota Malang), Tirta Kanjuruhan (Kabupaten Malang), Giri Tirta (Gresik), Delta Tirta (Sidoarjo), Tirta Penataran (Blitar), Tirta Wening (Trenggalek), Tirta Cahya Agung (Tulungagung), dan Giri Nawa Tirta (Pasuruan).
Peran Kampus: Pengetahuan dan Masterplan
Wakil Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Unti Ludigdo, menegaskan pentingnya peran universitas dalam menyusun strategi pelestarian berbasis riset.
“Sungai Brantas mengalir melewati 17 kota/kabupaten. Kerusakan di hulu akan berdampak besar pada hilir. Perlu pendekatan sistematis,” katanya.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan kesiapan kampus menyusun masterplan Brantas bersama berbagai pihak. Tujuannya jelas, agar setiap intervensi bisa terarah dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk komitmen nyata, sebanyak 50 pohon cemara di tanam di Arboretum Sumber Brantas. Pohon ini dipilih karena efektif menyerap polusi dan memperkuat struktur tanah di sekitar mata air.
Langkah ini bukan sekadar simbolis. Penanaman ini menjadi bagian dari kampanye pelestarian lingkungan yang di mulai sejak awal 2025. Kegiatan serupa akan di lanjutkan di berbagai titik strategis di Jawa Timur.
Kolaborasi lintas institusi ini di yakini akan terus berlanjut. Dalam hal ini, Perumda Air Minum Surya Sembada memastikan akan terus aktif menjaga kualitas dan keberlanjutan air baku. (r6)





