Surabaya,(DOC) – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mendorong lonjakan kunjungan ke Pasar Atom Surabaya. Pusat perbelanjaan legendaris di Surabaya Utara ini mencatat peningkatan pengunjung signifikan selama masa libur Nataru.
Direktur Utama Pasar Atom, Halim Hermanto, menyebut jumlah pengunjung naik sekitar 15 hingga 20 persen dibanding hari biasa. Pada hari normal, Pasar Atom menerima sekitar 9.000 pengunjung per hari. Saat akhir pekan dan libur panjang, jumlah itu meningkat menjadi 12.000 hingga 13.000 orang.
“Kalau hari biasa sekitar 9.000 pengunjung. Saat akhir pekan atau libur bisa naik sampai 12.000 hingga 13.000 orang,” ujar Halim, Minggu (28/12/2025).
Lonjakan pengunjung juga meningkatkan kepadatan parkir. Jumlah kendaraan roda empat naik dari sekitar 2.700 unit per hari menjadi lebih dari 3.000 unit selama libur panjang.
Namun, Halim mengakui peningkatan kunjungan belum dinikmati seluruh tenant. Pengunjung lebih banyak memadati sektor kuliner.
Food court, pedagang kaki lima, bubur Madura, hingga pojok kuliner menjadi area teramai selama libur Nataru.
“Yang paling ramai tetap kuliner,” jelasnya.
Sebaliknya, tenant di area Pasar Atom lama dan sebagian area mal masih tampak sepi. Halim menilai keseragaman jenis barang dan kurangnya inovasi membuat area tersebut kurang menarik bagi pengunjung.
Selain itu, Halim menyoroti dampak pandemi Covid-19 yang masih terasa. Melemahnya daya beli masyarakat serta persaingan dengan penjualan daring turut menekan aktivitas pasar.
“Ekonomi masih lesu dan harga di platform online jauh lebih murah,” katanya.
Saat ini, Pasar Atom beroperasi pukul 10.00 hingga 18.00 WIB. Pengelola membuka peluang memperpanjang jam operasional hingga pukul 22.00 WIB agar pasar semakin menarik.
Peningkatan fasilitas, termasuk membangun Atom Sport Center di lantai 8 dan menggelar berbagai kejuaraan juga akan menjadi prioritas, untuk menjaga aktivitas pasar tetap hidup.(ode/r7)




