Musrenbang Pemuda Tak Libatkan Kartar, Anak Mensos Bersurat

Anak Mensos Fuad benardiSurabaya,(DOC) – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Pemuda di tingkat kecamatan yang di prakarsai Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menuai protes dari organisasi Karang Taruna (Kartar).

Pasalnya para anggota maupun pengurus Kartar di 31 Kecamatan se-Surabaya, tak semuanya terlibat dan mendapat undangan mengikuti Musrenbang Kepemudaan.

Bacaan Lainnya

Sejumlah pengurus Kartar tingkat kecamatan dan kelurahan pun mengeluh atas ketidak konsekuennya Pemkot Surabaya ini.

“Ada beberapa yang di hadir (di Forum Musrenbang Kepemudaan) karena undangan. Tapi banyak yang tidak terlibat dan tidak diundang,” ungkap Ketua Kartar Surabaya Fuad Bernardi, usai menggelar rapat dengan Ketua Kartar Kecamatan se Surabaya, Jumat(14/6/2024) malam.

Fuad Benardi yang merupakan putra Sulung Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini ini menjelaskan.

Keluhan para Ketua Kartar Kecamatan dan Kelurahan itu, di sikapi dengan menggelar rapat internal untuk menentukan sikap terhadap forum yang di gagas Pemkot Surabaya.

Hasil dari pertemuan tersebut, sambung Fuad, di sepakati untuk bersurat secara resmi ke Pemkot Surabaya. Perihal mempertanyakan alasan dan dasar apa, sehingga Kartar tidak semuanya terlibat dalam Forum Musrenbang Kepemudaan.

“Berdasarkan hasil rapat ini. Kami akan mengirimkan surat audiensi kepada Wali Kota (Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi). Kami ingin bertemu dengan Wali Kota,” tandas Fuad Benardi yang terpilih sebagai anggota DPRD Jatim periode 2024-2029.

Kartar Salah Satu Penginisiasi Musrenbang Pemuda

Fuad Benardi tak menampik, jika Musrembang Kepemudaan itu, menjadi salah satu inisiasi dari pihak Kartar.

Mengingat lewat forum tersebut, para anak muda, khususnya yang berada di Karang Taruna akan menyampaikan sejumlah usulan tentang kepemudaan kepada pemerintah.

“Kami speak-up karena usulan dari pemuda itu kurang mendapat tempat. Sehingga kami mengusulkan Musrembang Pemuda ini sejak 2021 lalu,” tandasnya.

Karena awalnya, ia mengapresiasi gagasan Pemkot Surabaya yang melibatkan anak muda melalui forum perencanaan kota. Sayangnya, Kartar sebagai salah satu organisasi pemuda justru tak di libatkan di Musrenbang Pemuda.

Baca Juga:  Pemkot Imbau Peserta Vaksin Massal Datang Siang dan Sore

“Makanya, kami juga bingung. Pak Wali mengatakan, bahwa Musrenbang ini yang pertama untuk anak muda. Namun, konsepnya ternyata belum jelas. Idealnya, karena namanya ini adalah Musrembang Pemuda seharusnya di ikuti oleh seluruh organisasi kepemudaan,” pungkasnya.(r7)

Pos terkait