D-ONENEWS.COM

Pamatwil Polda Jatim Kunjungi Kampung tangguh Covid-19 di Lumajang

Lumajang,(DOC) – Pamatwil Polda Jatim dipimpin Dirreskrimsus Kombes Pol Gidion Arif Setyawan dan Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa, S.H., S.I.K., M.I.K melakukan kunjungan di Kampung Tangguh Covid-19 di Balai Desa Banjarwaru, Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Senin (1/6/2020).

Kegiatan pengecekan Kampung Tangguh, Polri bersama TNI dan Forkopimka Lumajang.

Kunjungan Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan didampingi Kabagwassidik Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Heru Prastyo, Kasubdit Tipidter AKBP Wahyudi, dan Kasubdit Siber AKBP Catur.

Dalam kunjungan itu juga diikuti Waka Polres Lumajang Kompol Kompol Hendry soelistiawan SE, dan jajaran PJU Polres Lumajang serta Muspika Lumajang, Kades Banjarwaru dan Satgas Covid-19 Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang.

Dalam kegiatan tersebut, Pamatwil Polda Jatim melihat kesiapan penanganan dan penyemprotan disinfektan, ruang karantina kampung tangguh covid 19, dan Pengecekan lumbung pangan kampung tangguh covid 19.

Saat melihat Kampung Tangguh,  Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan, sesuai dengan amanat Bapak Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, M.Si. Kami Polda Jatim mensupport apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Polri dan TNI bersinergi dalam melayani dan menciptakan kondusifitas masyarakat. Selalu Disiplin terhadap pola hidup sehat dan bersih. Protokol kesehatan itu penting untuk memutus mata rantai Covid-19. Indonesia Sehat,  Indonesia Hebat, ” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa S.H., S.I.K., M.I.K melalui Kasubag Humas Polres Lumajang Ipda Catur mengungkapkan, kedatangan Tim Pamatwil Polda Jatim ini ke Desa Banjarwaru untuk mengecek langsung ada tidaknya Kampung Tangguh.

“Jika ada, apakah sudah memenuhi kriteria dan syarat untuk menjadi Kampung Tangguh, seperti lumbung pangan yang dikelola secara mandiri, tempat isolasi, pendataan dan penanganan warga yang disinyalir terinveksi virus COVID-19,” jelasnya.

“Hasilnya nanti akan dilaporkan ke kapolda oleh tim Pamatwil,” tambah Catur. (Imam)

Loading...