Panen Perdana Bawang Merah DKPP bersama Kelompok Tani

Lumajang,(DOC)-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang melaksanakan Panen perdana Bawang Merah bersama Kelompok Tani (Poktan) Dewi Sri di Desa Sukosari, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Rabu (22/11/2023) Kemarin.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Hairil Diani mengatakan, bantuan benih bawang merah yang dibagikan kepada kelompok tani adalah 3,5 ton dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT)

“Bantuan 3,5 ton benih bawang merah diberikan kepada Poktan Dewi Sri yang ditanam di lahan dengan luas 3,5 hektare,” ujarnya.

Untuk bibit komoditas pangan yang ditanam itu berjenis biru lancur. Selain itu Dinas Pertanian juga memberikan bantuan pupuk NPK untuk petani.

“Kami juga memberikan Pupuk vertila sebanyak 2 ton atau 40 sak dan fungsida 15 kilogram,” tuturnya.

Panen perdana yang dilaksanakan di Desa Sukosari ini dengan luas 0,3 hektare.

“Dengan berat hasil ubinan dengan hasil kurang lebih 13 ton Perhektar dikalkulasi. 8 kg hasil ubinan,” ujarnya

Hairil mengatakan, panen perdana bersama Kelompok Tani Dewi Sri yakni kegiatan pengembangan kawasan bawang merah di kecamatan Kunir.

Ia menjelaskan, program tersebut berasal dari APBD tingkat II dana (DBHCHT)
untuk daerah ada tanam tembakau tetapi diversifikasi. Mengantisipasi kalau tanaman tembakau gagal ada tanaman yang lain bisa di kembangkan.

“Komoditas bawang merah yang ditanam di Kecamatan Kunir merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam diversifikasi komoditas pertanian,” jelasnya.

Harga bawang merah di tingkat petani sekitar Rp 14 ribu sampai 17 ribu di jual dengan kondisi basah. Sedangkan bawang merah kering sekitar Rp 22 ribu sampai 27 ribu.

“Pengembangan kawasan bawang merah ini dilakukan untuk menambah area tanam bawang merah di wilayah kabupaten Lumajang,” pungkas Hairil. (Imam)

Baca Juga:  Hari Bahagia, Dua Sejoli Penyintas Erupsi Semeru Langsungkan Pernikahan di Pengungsian

Pos terkait