Surabaya,(DOC) – Pasien Covid-19 di Jawa timur bertambah mencapai 1.766 orang, dengan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 4.372 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 21.7338 orang.
Data tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi, Rabu(13/5/2020) malam.
“Ada tambahan 117 kasus baru di Jatim. Total ada 1766 orang positif Covid-19, sembuh bertambah 4 menjadi 278 orang dan meninggal bertambah 4 menjadi 166 orang,” kata Khofifah.
Dari total kasus baru tersebut, lanjut Khofifah, pasien positif terbanyak berasal dari Surabaya yakni mencapai 72 orang dengan total 870 orang, kemudian Sidoarjo 21 orang tambahan baru dengan total menjadi 227 orang. Kedua wilayah itu, kini tengah memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sampai 25 Mei mendatang, untuk hari kedua.
“Untuk wilayah Gresik yang juga memberlakukan PSBB kedua, tidak ada tambahan kasus baru atau tetap 41 orang,” tambahnya.
Menurut Khofifah, 1766 pasien positif itu, tertinggi masih Surabaya dengan total jumlah kasus sebanyak 870 orang, kabupaten Malang 49 orang, Kota Malang 25 orang, Kota Batu 6 orang, kabupaten Magetan 53 orang, kabupaten Sidoarjo 227 orang, kabupaten Kediri 32 orang, kota Kediri 19 orang, kabupaten Gresik 41 orang, kabupaten Blitar 9 orang, kota Blitar 2 orang, Lumajang 31 orang, Jember 16 orang, Situbondo 12 orang, Bondowoso 8 orang, Banyuwangi 4 orang, Pamekasan 10 orang, Tulung Agung 32 orang, Jombang 18 orang, Nganjuk 20 orang, kabupaten Madiun 14 orang, Ponorogo 12 orang, Trenggalek 3 orang, Lamongan 61 orang, Bangkalan 20 orang, Pacitan 9 orang, Bojonegoro 17 orang, Tuban 12 orang, kabupaten Pasuruan 45 orang, kota Pasuruan 15 orang, kabupaten Probolinggo 36 orang, kota Probolinggo 11 orang, Sumenep 5 orang, kabupaten Mojokerto 10 orang, kota Mojokerto 3 orang, Ngawi 6 orang, kota Madiun 2 orang dan Sampang 1 orang.
“Sampang sudah masuk zona merah mulai kemarin, karena kedapatan 1 pasien positif,” tandasnya.
Sehari sebelumnya, Selasa(12/5/2020) Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyatakan, untuk wilayah Sampang Madura, kini sudah masuk zona merah karena sudah ditemukan satu orang pasien positif Covid-19. Sehingga sekarang 38 wilayah kota/kabupaten se-Jatim sudah ditetapkan masuk zona merah.
Menurut Emil, jumlah kasus Covid-19 tertinggi di Jawa Timur, terbanyak diwilayah kota Surabaya yaitu 798 orang, kemudian diikuti Sidoarjo 206 orang dan Lamongan 56 orang.
“Secara total pertambahan kasus Covid-19 di Jatim hari ini, Selasa(12/5/2020), terdapat 115 kasus baru dan terbanyak dari Surabaya mencapai 57 kasus, Sidoarjo 18 kasus, kabupaten Probolinggo 11 kasus dan kota Pasuruan 5 kasus,” kata Emil di Grahadi, Selasa(12/5/2020) kemarin.
Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, dokter Kohar Hari Santoso menyatakan, satu orang pasien positif Covid-19 dari Sampang Madura itu, merupakan seorang security yang memiliki keluhan sakit dan diisolasi serta dilakukan swab.
“Hasilnya baru keluar sekarang. Namun pasien positif itu sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi,” katanya.(div)





