PDI Perjuangan Surabaya Bidik Generasi Muda Lewat Pendekatan Digital

PDI Perjuangan Surabaya Bidik Generasi Muda Lewat Pendekatan Digital

Surabaya,(DOC) – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya menegaskan keseriusannya menjadikan partai sebagai ruang favorit bagi generasi muda. Strategi tersebut mengemuka dalam Rapat Konsolidasi PAC dan KSB Ranting wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 2 yang di gelar di Ballroom Kaza City Mall, Minggu (1/2/2026).

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPC PDI Perjuangan Surabaya, Khusnul Khotimah, menyampaikan bahwa generasi muda saat ini tidak lagi apatis terhadap politik. Namun, mereka membutuhkan pendekatan yang relevan dengan dunia dan cara berinteraksi mereka.

“Anak muda sekarang dekat dengan media sosial dan program-program kreatif. Karena itu, partai harus hadir dengan pendekatan yang sesuai dengan gaya mereka, sekaligus memberi ruang kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Khusnul.

Ia menjelaskan, PDI Perjuangan Surabaya membuka ruang seluas-luasnya bagi anak muda untuk terlibat, mulai dari program kepemudaan, penguatan konten media sosial, hingga pelibatan langsung dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan aktif generasi muda tidak hanya penting untuk regenerasi partai, tetapi juga untuk memastikan gagasan dan kerja politik tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Sekretaris Bidang Program DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Yordan M. Bataragoa, menegaskan bahwa kontestasi politik ke depan akan sangat di tentukan oleh pemilih muda. Oleh karena itu, partai harus tampil adaptif, terbuka, dan komunikatif, terutama di ruang digital.

“Dulu PDI Perjuangan adalah idola anak muda. Tantangan kita sekarang adalah bagaimana menjadikan partai ini kembali di gemari generasi baru yang pola pikirnya berbeda dan sangat dekat dengan media sosial,” tegas Yordan.

Ia menilai optimalisasi media sosial kader hingga tingkat ranting dan anak ranting menjadi kunci agar pesan perjuangan partai tersampaikan secara luas dan menarik bagi generasi muda.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Terbitkan SE WFH, ASN Wajib Kerja dari Rumah Tiap Jumat

“Kita punya ribuan kader, dan semuanya punya ponsel. Jika seluruh kader aktif di media sosial, maka media perjuangan partai bisa menjadi arus utama di kalangan anak muda,” pungkasnya. (r6)

Pos terkait