D-ONENEWS.COM

Pemerintah Akan Membadalhajikan Jemaah Haji yang Wafat di Tanah Suci

Jakarta (DOC) – Juru Bicara (Jubir) Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin menyampaikan bahwa jemaah haji Indonesia yang wafat per hari Senin (20/6/2022) kemarin bertambah satu. Sehingga total jemaah haji yang wafat di Tanah Suci berjumlah tujuh orang.

“Jemaah wafat bertambah satu orang, atas nama Sugiyansyah Basuni M. Yamin, laki-laki, 50 tahun, Nomor Paspor C 67 21283, kloter BDJ 3 (Banjarmasin),” kata Akhmad Fauzin, dilansir dari laman Kemenag, Selasa (21/6).

“Sehingga sampai saat ini jumlah jemaah wafat sebanyak 7 orang. Pemerintah akan membadalhajikan jemaah yang wafat sebelum wukuf. Jemaah haji sakit sebanyak 160 orang, 54 orang rawat jalan, 98 orang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 8 orang dirawat di RSAS,” jelasnya.

Sampai dengan hari ini, lanjut Fauzin, sebanyak 51.987 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci, baik yang mendarat di Madinah maupun Jeddah. Selain itu, ada 1.234 jemaah haji khusus yang juga telah tiba di Arab Saudi.

Hari ini, ada 4.799 jemaah haji gelombang kedua yang kembali diberangkatkan menuju Jeddah. Mereka terbagi dalam 13 kloter dan berangkat dari 10 embarkasi.

Masing-masing dua kloter berangkat dari Embarkasi Jakarta – Bekasi/JKS (820 jemaah), Solo/SOC (720), dan Surabaya/SUB (900). Masing-masing satu kloter berangkat dari Embarkasi Banjarmasi/BDJ (360), Batam/BTH (450), Aceh/BTJ (65), Jakarta – Pondok Gede/JKG (393), Lombok/LOP (393), Medan/MES (305), dan Makassar/UPG (360). (ris)

Loading...