Probolinggo,(DOC) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama TNI Angkatan Laut (AL) melalui Lantamal V Surabaya kembali menjalankan program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) bagi masyarakat kurang mampu. Program yang telah berlangsung selama satu dekade ini menjadi bagian dari sinergi antara Pemprov Jatim dan TNI AL.
Pembukaan renovasi Rutilahu tahun anggaran 2025 di gelar secara resmi pada Senin (4/8/2025) di halaman Kantor Bupati Probolinggo. Acara di pimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan fisik. Ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mengangkat taraf hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan aman.
“Insya Allah tahun ini kita tambahkan 300 unit rumah. Sehingga total sampai 2025 akan mencapai 8.027 rumah yang telah di renovasi oleh TNI AL bersama Pemprov Jatim,” kata Khofifah.
Sebanyak 300 unit rumah yang akan di renovasi tahun ini tersebar di empat wilayah. Keempat wilayah tersebut yakni 100 unit di Kabupaten Probolinggo, 100 unit di Kota Probolinggo, 70 unit di Kabupaten Pasuruan, dan 30 unit di Kabupaten Magetan. Target penyelesaian seluruh renovasi ini di tetapkan dalam waktu 90 hari kerja.
Sasar Rumah Tangga Miskin
Khofifah menjelaskan, program ini menyasar rumah tangga miskin dengan enam indikator kemiskinan. Indikator tersebut mulai dari rumah berdinding bambu atau berdasar tanah, tidak memiliki jendela, penghasilan rendah, hingga tidak memiliki aset lain selain tempat tinggal.
“Rumah yang tak layak karena atap, tembok, lantai, hingga sanitasinya bersama-sama kita benahi. Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam menyentuh langsung kebutuhan dasar warga,” lanjutnya.
Khofifah juga menyebut bahwa program ini sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembangunan 3 juta rumah dalam lima tahun ke depan, baik pembangunan baru maupun renovasi.
Sebagai bentuk dukungan langsung, Khofifah bersama Pangkoarmada II, Danlantamal V, dan Bupati Probolinggo juga menyerahkan secara simbolis sarana pendukung berupa gerobak sorong, cangkul, dan sekop kepada Babinpotmar.
“Taraf hidup masyarakat menjadi tugas kita bersama. Maka kerja sama ini adalah wujud nyata dari sinergi antara pemerintah daerah dan aparat TNI,” tegasnya.
Turut hadir dalam upacara pembukaan ini antara lain Panglima Komando Armada II I Gung Putu Alit Jaya, Danlantamal V Surabaya Arya Delano, serta Forkopimda dan kepala perangkat daerah di Jawa Timur. (r6)





