Peringati Hari Batik, 20 Karya Lumajang Dipamerkan

Peringati Hari Batik, 20 Karya Lumajang DipamerkanLumajang,(DOC) – Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (2/10/2025), ramai dengan pameran batik dalam rangka Hari Batik Nasional. Sebanyak 20 karya batik khas Lumajang di pamerkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah.

Puluhan perajin lokal hadir dan menampilkan karya terbaik mereka. Sebagian besar sudah menekuni batik sejak 2010. Selain itu, mereka terus berupaya meningkatkan kualitas agar dapat bersaing dengan daerah lain.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Yuli Harisma Wati, menegaskan bahwa pameran ini menjadi tindak lanjut dari program pelatihan batik.
“Perjalanan mereka panjang, tidak main-main. Namun, ke depan para perajin harus naik kelas, karena batik Lumajang perlu bersaing dengan batik daerah lain,” ujarnya.

Dalam pelatihan terakhir, para perajin mempelajari teknik pewarnaan alami sebagai pengganti bahan kimia. Menurut Yuli, langkah ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga meningkatkan nilai jual batik Lumajang.
“Warna alami menghasilkan ragam yang lebih unik. Tema-tema yang di angkat kali ini pun khas Lumajang, seperti motif Jarang Kencak, Pisang Agung, dan Topeng Kaliwungu,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji, mengapresiasi karya para perajin. Ia berharap batik Lumajang semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
“Batik Lumajang memiliki ciri khas tersendiri. Dengan pembinaan berkelanjutan, kami optimis batik Lumajang bisa semakin di kenal luas,” ungkap Dewi.

Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong agar pameran ini tidak berhenti pada perayaan semata. Oleh karena itu, kegiatan tersebut juga di arahkan untuk memperkuat identitas budaya daerah. Pada saat yang sama, batik khas Lumajang di targetkan menjadi produk unggulan yang mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.(r7)

Baca Juga:  Segoro Topeng Masuk KEN 2025, Wamenparekraf Apresiasi

Pos terkait