Tuban,(DOC) – Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal (FT) Tuban resmi meluncurkan Program Sekolah Energi Berdikari (SEB) di SMP Negeri 2 Jenu, Kabupaten Tuban. Program hasil kolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi energi terbarukan dan kesadaran lingkungan sejak usia sekolah.
Inisiatif ini menghadirkan fasilitas berbasis teknologi ramah lingkungan sebagai sarana praktik siswa, di antaranya:
- Pemasangan panel surya berkapasitas 6.000 Watt.
- Penyediaan tempat sampah berbasis IoT (Internet of Things).
- Pengembangan sistem aquaponik.
Sebagai puncak program, para siswa memamerkan inovasi teknologi berbasis potensi lokal dalam Expo Proyek STEM pada 3 Februari 2026. Kegiatan ini turut di hadiri oleh Guru Besar Fakultas Teknik UNS, Agus Purwanto.
Fuel Terminal Manager Tuban, Rahmad Febriadi, menyampaikan bahwa sekolah diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi inovator muda yang peduli lingkungan.
“Kami ingin mendukung transisi energi sekaligus menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masa depan,” ungkapnya, Selasa (10/2).
Kepala UPT SMPN 2 Jenu, Edi Purnomo, serta pihak UNS mengapresiasi sinergi ini. Mereka menilai kolaborasi antara industri, akademisi, dan sekolah mampu mengubah tugas sekolah menjadi inovasi yang bermakna bagi masyarakat sekitar.
Secara terpisah, Area Manager Comm, Rel & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Program SEB ini juga mendukung pencapaian target SDGs, khususnya poin 4 (Pendidikan Berkualitas), 7 (Energi Bersih), 12 (Konsumsi Bertanggung Jawab), dan 13 (Penanganan Perubahan Iklim). (r6)





