Surabaya, (DOC) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya, Musyafak Rouf, menyatakan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah memberikan rekomendasi kepada Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2024.
Rekomendasi tersebut resmi ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Nomor 29527/DPP/01/V/2024, yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid dan Ketua Bidang Penguatan Struktur, Eksekutif, dan Legislatif Abdul Halim Iskandar.
“DPP PKB telah mengeluarkan rekomendasi untuk Pilkada Surabaya 2024 kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” ujar Musyafak dalam pernyataan video yang di kirimkan kepada wartawan di Surabaya, Rabu (29/5/2024).
Video pernyataan tersebut di kirimkan oleh Musyafak yang sedang melaksanakan ibadah haji di Kota Madinah, Arab Saudi. Dalam video tersebut, Ketua DPC PKB Kota Surabaya ini juga mengadakan tasyakuran untuk menyambut terbitnya rekomendasi bagi Eri-Armuji.
“Hari ini saya melaksanakan tasyakuran, saya membelikan nasi briyani. Insya Allah ini hari terakhir saya di Madinah,” katanya.
65 Rekomendasi Bacalon Kabupaten/Kota
Sebelumnya, DPP PKB telah mengeluarkan 65 rekomendasi untuk bakal calon kepala daerah tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia, untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada November 2024.
Ketua Desk Pilkada PKB Abdul Halim Iskandar mengatakan 65 bakal calon kada itu di pilih dari 2.978 orang yang mendaftar di partainya. Dari 2.978 itu kemudian di saring menjadi 288 nama untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK).
“Dari 288 calon kepala daerah yang sudah kami UKK, kami mengeluarkan 65 rekomendasi, untuk bupati atau wali kota. Belum ada satu rekomendasi pun untuk gubernur,” kata Halim di Kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (29/5).
Halim mengatakan PKB mulanya hanya membuka pendaftaran untuk 2.000 bakal calon kada. Namun, bakal calon kada yang mendaftar jauh melebih ekspekstasi, atau sebanyak 2.978 orang.
“Nah, di luar dugaan, mungkin juga karena statement ketua umum (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar) yang membuka seluas-luasnya bagi seluruh anak bangsa latar belakang, agama, suku, berbahasa apa pun,” ungkap dia.
Lebih lanjut dia menjelaskan dari 65 bakal calon kada yang sudah terpilih, mayoritas membawa aspirasi atau masalah dari masyarakat. Aspirasi tersebut yakni tentang kemiskinan.
“Ini artinya bahwa permasalahan kemiskinan di Indonesia masih membutuhkan penanganan yang serius,” ungkap Halim.
Permasalahan kedua ialah sumber daya manusia (SDM). Kemudian, selanjutnya ialah infrastruktur dan ketahanan pangan.
Empat isu tersebut menjadi prioritas utama saat Desk Pilkada PKB mewawancarai para bakal calon kada. (r6)
