Surabaya,(DOC) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur (Jatim) mengirim 33 personel terbaik untuk membantu mempercepat pemulihan listrik di Aceh setelah banjir dan tanah longsor melanda wilayah tersebut. General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, memimpin langsung apel pemberangkatan bertema “Satu Terang Satu Nusa, Dari Jawa Timur untuk Aceh”.
Mustaqir menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen PLN untuk memastikan masyarakat di daerah terdampak segera kembali menikmati layanan listrik yang andal.
“Kami mengirim tim untuk mempercepat pemulihan penyaluran listrik di wilayah terdampak. Mereka akan menormalisasi sistem distribusi, memperbaiki konstruksi jaringan, menjaga kontinuitas pelayanan, dan memastikan pasokan listrik ke fasilitas publik tetap andal,” ujar Mustaqir, Sabtu (6/12).
Banjir dan longsor menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur kelistrikan. Puluhan menara jaringan roboh dan pasokan listrik ke berbagai fasilitas umum terganggu. Kondisi ini membutuhkan penanganan cepat agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Dari total 33 personel, 15 orang merupakan pegawai PLN UID Jawa Timur, sementara 18 lainnya tenaga ahli distribusi kelistrikan. Mereka bertugas selama 22 hari di wilayah kerja PLN UP3 Lhokseumawe dan PLN UID Aceh.
Seluruh relawan membawa perlengkapan lengkap, mulai dari alat pelindung diri (APD), peralatan perbaikan jaringan tegangan menengah dan rendah, perlengkapan penggalian pondasi tiang, hingga obat-obatan untuk mendukung keselamatan kerja.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas. Jalankan semua prosedur proteksi dengan benar dan tetap waspada. Kami berharap tim dapat bekerja lancar dan kembali ke keluarga dengan selamat,” kata Mustaqir.
Koordinator relawan, Muhamad Faisal (51), menyampaikan rasa haru sekaligus tekad kuat menjalankan misi ini.
“Menjadi relawan adalah panggilan hati untuk membantu warga Aceh. Kami berharap pemulihan listrik bisa cepat rampung sehingga masyarakat dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa. Kami siap berkoordinasi di lapangan,” ujarnya.(ode/r7)





