Madiun,(DOC) – PLN terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, khususnya di Jawa Timur. Upaya tersebut diwujudkan melalui pemeliharaan rutin jaringan listrik yang dilakukan tanpa menghentikan aliran listrik ke pelanggan.
Melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun, PLN melaksanakan serangkaian pekerjaan pemeliharaan pada 17 hingga 21 April 2026 di sejumlah titik strategis.
Salah satunya di Gardu Induk Ngimbang, di mana dilakukan perawatan peralatan kritikal sekaligus penanganan bagian yang terindikasi mengalami peningkatan suhu atau hotspot.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan yang dapat memengaruhi keandalan sistem kelistrikan. Dengan deteksi dini dan perbaikan tepat waktu, risiko terjadinya gangguan dapat diminimalkan.
Menariknya, seluruh pekerjaan tersebut dilakukan menggunakan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Teknik ini memungkinkan tim bekerja langsung pada jaringan listrik yang tetap beroperasi, sehingga pasokan listrik kepada pelanggan tidak terganggu.
“Melalui metode ini, kami memastikan pemeliharaan tetap berjalan tanpa mengganggu pasokan listrik ke pelanggan,” ujar General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, Jumat (24/4).
Tak hanya di Ngimbang, metode serupa juga diterapkan dalam penggantian komponen jaringan di jalur Tulungagung. Penggantian ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kualitas penyaluran listrik, mengingat faktor usia peralatan dan kondisi lingkungan dapat memengaruhi performa jaringan.
PLN menegaskan akan terus melakukan pemeliharaan dan penguatan infrastruktur kelistrikan secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan layanan listrik yang semakin andal, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat tanpa gangguan. (r6)




