Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota Surabaya melalui BPBD membuka Posko Peduli Bencana di Taman Surya, Balai Kota. Posko ini di siapkan untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Posko mulai di buka sejak Jumat (28/11/2025) malam.
Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, menjelaskan bahwa masyarakat dapat menyalurkan berbagai jenis bantuan, mulai dari kebutuhan pokok, peralatan P3K, perlengkapan shelter, hingga perlengkapan sanitasi.
“Jenis bantuan yang di butuhkan antara lain sembako dan makanan siap saji seperti beras, mie instan, air mineral, lauk kalengan, biskuit, makanan bayi, dan susu formula,” ujar Irvan, Senin (1/12/2025).
Ia merinci bahwa masyarakat juga dapat memberikan bantuan perlengkapan sanitasi seperti sabun, sampo, pasta gigi, sikat gigi, pembalut, dan popok dewasa. Untuk perlindungan sementara, bantuan berupa terpal, tenda darurat, selimut, matras, dan perlengkapan ibadah juga sangat di butuhkan.
Selain itu, bantuan kesehatan seperti masker, hand sanitizer, plester, obat diare, paracetamol, dan vitamin turut di perlukan.
“Warga juga bisa menyalurkan bantuan berupa perlengkapan bayi dan ibu hamil seperti susu formula, botol susu, bubur bayi, popok, dan pakaian untuk bayi hingga usia 11 bulan, balita, dan anak usia 6–10 tahun,” kata Irvan.
Donasi Dana
Donasi dalam bentuk dana dapat di salurkan melalui rekening BSP Tanggap Bencana Bank Jatim 0013444463, rekening Bank BCA Baznas Surabaya 560450000, dan rekening Bank BTN Baznas Surabaya 1110001116. Per 1 Desember 2025, sudah terkumpul dana Rp5 juta dari warga Kelurahan Gading, Tambaksari.
Irvan menambahkan bahwa warga dapat mengantar bantuan langsung ke Balai Kota Surabaya mulai pukul 08.00 sampai 21.00 WIB. Pemkot juga menyediakan hotline di nomor 0811-3116-163 dan 0812-1687-5107.
Sebelumnya, Irvan mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya tidak hanya membuka posko, tetapi juga menyiagakan personel dari berbagai perangkat daerah, termasuk BPBD, DPKP, Satpol PP, Dishub, DLH, DSDABM, dan DPRKPP.
“Semua petugas sudah di siagakan. Jika di perlukan sewaktu-waktu, mereka siap di berangkatkan untuk membantu penanganan bencana,” tutup Irvan. (r6)





