Lumajang,(DOC) – Sebanyak 364 pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang menjalani tes urine mendadak, Kamis (30/4/2026).
Langkah ini dilakukan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyusul penangkapan oknum PNS dalam kasus narkoba oleh Polres Lumajang.
Pantauan di lokasi, ratusan pegawai baik PNS maupun tenaga kontrak tampak berbaris sejak pagi di halaman kantor DLH untuk menjalani pemeriksaan.
Bunda Indah menegaskan, tes urine dilakukan secara menyeluruh tanpa pengecualian, dengan metode pemeriksaan lengkap.
“Hari ini sekitar 364 pegawai kita tes. Satu orang satu pemeriksaan dengan reagen lengkap,” ujarnya.
Ia mengaku prihatin atas keterlibatan aparatur dalam kasus narkoba yang dinilai mencederai kepercayaan publik.
Bunda Indah menegaskan, tidak ada toleransi bagi ASN yang terbukti terlibat, baik sebagai pengguna maupun pengedar.
“Saya tidak akan kompromi soal narkoba. Kalau terbukti, akan saya keluarkan surat pemberhentian,” tegasnya.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya bersih-bersih internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang.
Ke depan, tes serupa akan dilakukan secara berkala di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Pertama saya bersihkan di tubuh ASN dulu, kemudian sektor lainnya,” imbuhnya.
Sebelumnya, Satresnarkoba Polres Lumajang mengamankan seorang oknum PNS DLH berinisial HP (44) pada Selasa (28/4/2026) malam di kawasan Jalan Jenderal Sutoyo, Lumajang.(r7)





