Ultimatum Kepala SPPG, Bupati Indah: Jangan Main-main dengan Program MBG!

Ultimatum Kepala SPPG, Bupati Indah: Jangan Main-main dengan Program MBG!Lumajang,(DOC) – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, melayangkan ultimatum keras kepada seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. Bupati Indah memperingatkan para pejabat SPPG agar menjalankan tugas dengan integritas penuh. Bahkan, ia meminta mereka tidak coba-coba melakukan kecurangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Bupati Indah menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan program MBG agar berjalan sesuai tujuan awal. Oleh karena itu, ia tidak ingin ada pihak-pihak tertentu yang menyalahgunakan program strategis nasional tersebut. Sebab, agenda ini merupakan prioritas utama dari Presiden Prabowo Subianto.

Bacaan Lainnya

Menurut Bupati Indah, pemerintah pusat saat ini menunjukkan sikap yang sangat tegas terhadap siapa pun pelaku pelanggaran program negara. Ia kemudian mencontohkan kasus pencopotan pejabat tinggi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bukti nyata bahwa tidak ada toleransi bagi para penyimpang anggaran.

“Jangan pernah menganggap remeh pengawasan pemerintah. Sekelas Kepala BGN saja bisa dicopot, apalagi hanya Kepala SPPG. Kasus itu harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak,” tegas Bupati Indah saat memberikan arahan, Kamis (11/6/2026).

Cari Untung Boleh, Asalkan Sesuai Aturan

Bupati Indah menyatakan bahwa setiap pelaksana program sebenarnya memiliki kesempatan untuk bekerja secara profesional. Mereka juga bisa memperoleh manfaat ekonomi yang sah sesuai regulasi. Namun, ia memastikan tidak akan menoleransi tindakan yang melanggar ketentuan hukum serta merugikan masyarakat penerima manfaat.

“Silakan bekerja dengan baik dan profesional di lapangan. Mencari keuntungan itu boleh saja, sepanjang sesuai dengan aturan yang berlaku. Tetapi, kalau sampai berani melakukan penyimpangan, tentu ada konsekuensi hukumnya,” ujarnya lugas.

Bupati Lumajang Instruksikan Camat dan Lurah Ikut Mengawasi

Selanjutnya, demi memastikan program ini berjalan optimal, Bupati Indah telah menginstruksikan seluruh camat dan lurah di 21 kecamatan untuk bergerak. Ia meminta jajaran aparatur kewilayahan tersebut rutin melakukan pengawasan ketat di area masing-masing. Dengan demikian, kualitas pelayanan serta distribusi makanan bergizi bisa benar-benar tepat sasaran.

Baca Juga:  Hindari Lost Generasi, Bupati Berharap Atlet Giat Latihan

Selama ini, Bupati Indah mengaku masih sering menerima langsung berbagai masukan dan keluhan warga terkait pelaksanaan MBG melalui pesan WhatsApp pribadinya. Oleh sebab itu, ia menaruh harapan besar agar evaluasi berkala dari pemerintah pusat bisa membawa perbaikan kualitas yang nyata di lapangan.

“Saya berharap pelayanan MBG semakin baik setelah adanya evaluasi ini. Pada akhirnya, mudah-mudahan pengaduan masyarakat yang masuk ke WhatsApp saya semakin berkurang, atau bahkan tidak ada lagi,” pungkasnya.(r7)

Pos terkait