D-ONENEWS.COM

PPKM Mikro Diperpanjang Hingga 15 April 2021, Begini Aturan Terbarunya

Jakarta (DOC) – Pemerintah kembali melakukan perpanjangan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro selama 14 hari mulai dari tanggal 23 Maret hingga 5 April 2021. Namun, kali ini PPKM akan diterapkan di 15 provinsi yang semula hanya 10 provinsi. Selain itu, ada juga sederet aturan baru yang ditambahkan. Untuk lebih jelasnya, simak aturan terbaru PPKM mikro berikut ini, seperti dilansir dari Suara.com, Sabtu (20/3):

PPKM Mikro Diterapkan di 15 Provinsi

Provinsi yang akan menerapkan PPKM Mikro ini antara lain: DKI Jakarta, Banten Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Dalam menerapkan PPKM Mikro ini, ada parameter yang digunakannya yakni kasus aktif di atas rata – rata nasional, tingakt kematian di atas rata – rata nasional, kesembuhan di bawah rata-rata nasional, serta tingkatan keterisian rumah sakit dan ruang isolasi pasien Covid-19 yang di atas 70 persen saat ini.

Aturan Terbaru PPKM Mikro

1. Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka

PPKM kali ini, pemerintah telah mengizinkan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tatap muka khususnya bagi perguruan tinggi atau akademi. Kegiatan tatap muka ini akan diselenggarakan dengan bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan. Sementara itu, bagi jenjang SMA/SMK ke bawah masih dilakukan pembelajran secara daring/ online.

2. Kegiatan Seni dan Kebudayaan

Selain kegaitan pembelajaran tatap muka bagi perguruan tinggi dan akademi, pemerintah juga telah mengizinkan kegiatan seni dan kebudayaan dengan kapasitas maksimal 25 persen dan dilakukan dengan protokol kesehatan.

Kegiatan pembelajaran tatap muka dan pelaksanaan kegiatan seni dan kebudayaan merupakan dua aturan baru dalam PPKM mikro kali ini dan selebihnya, peraturan PPKM Mikro masih sama dengan sebelumnya yakni:

– Pembatasan kegiatan perkantoran sebesar 50 persen
– Dine in di restoran hanya 50 persen pengunjung
– Pusat perbelanjaan beroperasi hingga pukul 21.00
– Tempat ibadah maksimal 50 persen dengan protokol kesehatan
– Fasilitas umum dibuka 50 persen sesuai Peraturan Daerah yang berlaku

Loading...

baca juga