D-ONENEWS.COM

Puyol Tanggapi Comeback Winning di Liga Champion

Surabaya, (DOC) – Legenda pesepakbola timnas Spanyol dan Barcelona FC, Carles Puyol sempat berbagi cerita banyak bersama awak media saat konferensi press UEFA Champion League (UCL)Trophy Tour di Ballroom C, Shang-Rila Hotel, Rabu (13/03/2019). Meski berlangsung singkat, banyak pembahasan menarik seputar Liga Champion.

Puyol juga sempat membicarakan fenomena comeback winning atau kemenangan dengan membalikkan kedudukan di laga UCL edisi 2018-2019. Pria berambut kriwil ini juga sedikit berbagi pengalamannya di atas lapangan kala menjalani pertandingan sengit hingga merengkuh juara UCL backtoback.

Menurut Puyol, setiap tim bisa berpeluang menampilkan comeback winning di atas lapangan UCL. Pasalnya, tidak ada hal mustahil dalam sepak bola. Bagi tim kuat pun bisa mengalami kekalahan.

Beberapa momen comeback winning belakangan ini cukup mengejutkan. Sebut saja laga leg-2 Babak 16 Besar UCL mempertemukan PSG versus Manchester United. Si Setan Merah secara mengejutkan menekuk balik PSG di hadapan pendukungnya dengan skor 1-3 atau agregat 3-4 dengan produktivitas gol tandang United yang unggul. Padahal, pada partai awal MU harus menyerah 2-1 di depan pendukungnya di Old Trafford.

Selain itu, ada juara bertahan Real Madrid yang kandas di kaki anak-anak muda Ajax Amsterdam. Real Madrid menyerah 4-1 atas Ajax di Santiago Bernabeu di leg-2. Ajax lolos dari lubang jarum dengan agregat 5-3, setelah kalah 2-1 di leg pertama.

Menurut Puyol, memenangi pertandingan dengan membalikkan keadaan atau comeback winning sendiri bukan sebuah hal yang mudah. Apalagi di ajang sebesar UCL. Butuh kerja keras dari para pemain dalam sebuah tim.

“Setiap tim kini memiliki peluang yang sama (Liga Champion),” ujar Puyol.

Sebagai seorang legenda pesepakbola, bagi Puyol perlu keyakinan yang kuat dari para pemain. Syarat utama ini jadi energi pemain agar bisa bermain lepas untuk membalikkan keadaan

“Perlu keyakinan dan kepercayaan diri yang kuat bahwa kita bisa melakukannya. Hanya berpikir positif hingga Anda akan benar-benar mewujudkannya,” tegas Puyol.

Bermain sebagai pemegang ban kapten, Puyol juga terus meneriaki dan memberikan support yang kuat pada pemain lainnya. “Tidak ada yang lain selain mempunyai tekad dan keyakinan yang kuat untuk memenangi pertandingan,” tandasnya.

Carles Puyol adalah bek tengah legendaris dan mantan kapten Barcelona selama 10 tahun. Carles Puyol memiliki sejarah panjang dengan Liga Champions. Ia telah memenangkan Piala Liga Champions sebanyak tiga kali (tahun 2006, 2009, dan 2011) dan tampil dalam 120 pertandingan, menjadikannya pemain ke-15 yang memiliki jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah Liga Champions UEFA. (Pbr)

Loading...

baca juga