Samsung Beberkan 3 Faktor Penting Memilih Smartphone yang Tetap Bernilai dalam Jangka Panjang

Samsung Beberkan 3 Faktor Penting Memilih Smartphone yang Tetap Bernilai dalam Jangka PanjangJakarta,(DOC) – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mengubah cara masyarakat memilih smartphone. Konsumen kini tidak hanya membandingkan RAM, kamera, atau chipset. Mereka juga mempertimbangkan keamanan data, dukungan pembaruan sistem, dan layanan purna jual agar perangkat tetap bernilai dalam jangka panjang.

Melihat tren tersebut, Samsung Electronics Indonesia membagikan tiga faktor penting sebelum membeli smartphone. Ketiga faktor ini dinilai mampu membuat perangkat tetap relevan dan nyaman digunakan selama bertahun-tahun.

Bacaan Lainnya

Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno, mengatakan konsumen kini semakin selektif saat memilih smartphone. Mereka tidak hanya mengejar teknologi terbaru, tetapi juga mencari perangkat yang mampu memberikan manfaat jangka panjang.

“Kami melihat bahwa konsumen saat ini semakin cermat dalam menentukan pilihan. Ketika membeli smartphone, mereka tidak hanya mencari teknologi yang canggih, tetapi juga perangkat yang dapat mereka percaya untuk digunakan dalam jangka panjang,” kata Yadi.

Samsung menempatkan ketersediaan produk sebagai faktor pertama yang perlu diperhatikan. Di tengah dinamika industri teknologi global, konsumen membutuhkan kepastian bahwa produk yang dipilih tetap mudah diperoleh.

Samsung menjaga pasokan melalui ekosistem global yang terintegrasi. Perusahaan mengelola rantai pasok mulai dari semikonduktor, memori, perangkat, hingga layanan. Strategi itu memudahkan konsumen memperoleh teknologi terbaru kapan pun dibutuhkan.

AI dan Keamanan Menambah Nilai Smartphone

Samsung menilai pengalaman penggunaan secara menyeluruh atau all-rounder menjadi faktor kedua. Saat ini smartphone mendukung berbagai aktivitas. Pengguna memanfaatkannya untuk bekerja, belajar, membuat konten, menikmati hiburan, hingga menyimpan data pribadi.

Samsung juga melihat AI menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen. Namun, teknologi tersebut harus mampu meningkatkan produktivitas, mempermudah komunikasi, dan mendukung kreativitas pengguna.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, Samsung menghadirkan Awesome Intelligence, Galaxy AI, dan AI on-device. Teknologi tersebut memproses data langsung di perangkat sehingga bekerja lebih cepat sekaligus menjaga privasi pengguna.

Baca Juga:  Mensos Dorong Inovasi Teknologi Untuk Tingkatkan Layanan dan Produktifitas Penerima Manfaat

Samsung juga melengkapi perangkatnya dengan Samsung Knox Vault. Fitur keamanan berbasis hardware itu melindungi kata sandi, data finansial, dan berbagai informasi pribadi pengguna.

Perusahaan turut memberikan dukungan pembaruan sistem operasi hingga tujuh generasi dan pembaruan keamanan selama tujuh tahun untuk lini flagship. Sementara itu, ponsel kelas menengah dan entry-level memperoleh dukungan hingga enam generasi OS dan enam tahun pembaruan keamanan.

Kemudahan Memiliki dan Layanan Purna Jual

Samsung juga mendorong kemudahan kepemilikan perangkat. Perusahaan menyediakan program cicilan, trade-in, cashback, hingga Finance+ agar konsumen lebih mudah membeli smartphone.

Selain itu, Samsung memperluas layanan purna jual melalui lebih dari 160 titik layanan di 133 kota di Indonesia. Jaringan tersebut membantu pengguna memperoleh layanan perbaikan dan dukungan teknis dengan lebih cepat.

Yadi menegaskan Samsung ingin menghadirkan pengalaman terbaik bagi konsumen sejak membeli perangkat hingga menggunakannya selama bertahun-tahun.

“Kami ingin memastikan lebih banyak masyarakat dapat menikmati teknologi Samsung dengan lebih mudah melalui pilihan kepemilikan yang fleksibel, ketersediaan produk yang terjaga, serta jaringan layanan purna jual yang luas,” tutupnya. (r7)

Pos terkait