Santri Tenggelam di Sungai Bondoyudo, Akhirnya Berhasil Ditemukan

Lumajang,(DOC) – Moh Muhsin Hamim (15) salah satu santri Pondok Pesantren  Darul Mustofa Assuniyah Rowosungo, yang tenggelam di sungai Bondoyudo blok Rowosungo, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, sejak Minggu(19/8/2018) lalu, akhirnya ditemukan.

Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah santri asal Dusun Gumuk Banji RT 001 RW 038, Desa Wonorejo Kecamatan Kencong Kabupaten Jember ini ditemukan oleh warga yakni karyawan tambak udang.

Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi mengatakan, jasad korban korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian. Jasad korban mengapung di atas permukaan air yang tenang.

“Iya, korban sudah ditemukan muara sungai Bondoyudo, depan tambak udang,” katanya ketika di konfirmasi via telpon, Selasa(21/8/2018).

Penemuan jasad korban diketemukan pertama kali oleh karyawan tambak udang yang mengetahui sesuatu yang mencurigakan, setelah di cek ternyata mayat.

“Sekitar pukul 07.0 Wib jenazah berhasil di evakuasi oleh TRC BPBD menggunakan LCR dibantu warga sekitar, dan langsung dibawa kerumah duka,” terang wawan Hadi.

Perlu diketahui, Minggu sore kemarin, Moh Muhsin Hamim  bersama tiga temannya mandi disungai Bondoyudo dan menyebrang menggunakan tambang penarik perahu.

Namun apesnya bagi Hamim karena tidak kuat berenang dan tenggelam, walaupun sempat ditolong oleh temannya. Namun karena derasnya arus sungai, akhirnya Hamim terhanyut ikut terbawa derasnya arus air.(mam/r7)