Gresik,(DOC) – Luapan Sungai Kali Lamong menyebabkan ratusan rumah di Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, terendam banjir. Selain itu, akses Jalan Raya Benjeng juga terputus akibat tingginya genangan air. Hingga saat ini, sedikitnya 11 desa di lima kecamatan terdampak banjir akibat meluapnya sungai tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Jalan Raya Benjeng yang biasanya ramai kini tergenang banjir dengan ketinggian mencapai satu meter lebih. Sejumlah kendaraan nekat menerobos genangan air, namun banyak yang akhirnya mogok di tengah jalan.
Selain merendam jalan utama, banjir juga masuk ke rumah-rumah warga di beberapa desa, termasuk Desa Kedungrukem. Menurut warga sekitar, air mulai menggenangi pemukiman sejak pukul 06.00 WIB pagi. Cepatnya luapan air ini diduga akibat hujan deras yang mengguyur kawasan sekitar Sungai Kali Lamong selama dua hari terakhir.
“Ketinggian banjir di desa ini bervariasi, mulai dari 80 sentimeter hingga lebih dari satu meter,” ujar Mujib, salah satu warga terdampak.
Meskipun air telah merendam rumah, sebagian besar warga memilih bertahan. Mereka enggan mengungsi karena khawatir barang-barang berharga di rumah masing-masing akan hilang atau rusak.
“Sampai sekarang kami masih bertahan di rumah. Kalau air makin tinggi mungkin baru akan evakuasi, tapi untuk sekarang kami masih menjaga barang-barang kami,” kata Khoirul, warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Warga berharap pemerintah setempat segera memberikan bantuan dan mencari solusi jangka panjang untuk mencegah banjir akibat luapan Sungai Kali Lamong terus terjadi.(had/r7)





