“Kalau melaut tidak selalu bisa setiap hari. Dengan pembibitan mangrove, kami tetap punya penghasilan. Hasilnya bisa membantu biaya sekolah anak dan kebutuhan sehari-hari. Kami merasa lebih tenang karena ada pekerjaan yang berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (9/1), sambil merawat bibit mangrove di lokasi persemaian.
Headlines
Tag: SustainableDevelopment
Pintu Masuk Pacar Keling Dirombak, Jalan Dibuka Dua Arah Menuju Kenjeran
Surabaya,(DOC) – Pada Kamis, 3 Juli 2025, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung proses […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.

