“Tarif listrik pada Februari tahun lalu mendapatkan stimulus diskon dari pemerintah yang menekan angka inflasi. Berbeda dengan tahun ini, di mana kebijakan tersebut tidak lagi diberlakukan,” jelas Arrief dalam keterangannya. Tercatat, sektor listrik menyumbang andil inflasi sebesar 1,93 persen, disusul emas 1,18 persen, bahan pokok 0,49 persen, dan angkutan udara 0,18 persen.
Headlines
Tag: Tarif Listrik
Pemerintah Batal Beri Diskon Tarif Listrik di Bulan Juni dan Juli
Jakarta,(DOC) – Pemerintah batal memberikan diskon tarif listrik 50 persen pada bulan Juni dan Juli. […]
Kontroversi Tarif Listrik, Begini Penjelasan PLN
Jakarta (DOC) – Belakangan, publik diributkan oleh tarif listrik yang naik dan membebankan masyarakat. Kendati […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.


