Surabaya,(DOC) – Meskipun Wali Kota Eri Cahyadi tidak hadir karena menghadiri Kongres PDIP di Bali, seleksi akhir calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya tetap berlangsung pada Jumat (1/8/2025). Panitia Seleksi (Pansel) menggelar proses ini secara terbuka dan menyiarkannya langsung melalui kanal YouTube Pemkot Surabaya.
Empat pejabat eselon dua tampil bergiliran dalam sesi wawancara:
- R. Rachmad Basari, Plt Sekda sekaligus Kepala Bapenda,
- Eddy Christijanto, Kepala Dispendukcapil,
- Dedik Irianto, Kepala DLH,
- Lilik Arijanto, Kepala DPRKPP.
Mereka memaparkan visi-misi di hadapan lima anggota Pansel, termasuk akademisi dari Universitas Airlangga, Prof. Dr. Fendy Suhariadi. Tim Pansel mengajukan pertanyaan seputar kepemimpinan, kolaborasi antar OPD, dan integritas pribadi.
“Keempat kandidat menunjukkan kompetensi yang solid. Mereka sudah terbukti berpengalaman dalam mengelola perangkat daerah masing-masing,” jelas Prof. Fendy usai sesi di Balai Kota.
Menurutnya, Pansel akan menyerahkan hasil evaluasi kepada Wali Kota untuk menjadi bahan pertimbangan. “Kami hanya menilai berdasarkan kriteria objektif. Keputusan sepenuhnya berada di tangan Pak Wali,” tegasnya.
Seleksi berlangsung dalam suasana santai namun tetap serius. Para kandidat diminta menilai sendiri integritas mereka dalam skala 10 hingga 100, serta menjelaskan rencana kerja jika terpilih sebagai Sekda.
“Suasananya tidak tegang, tapi substansi diskusinya dalam. Masyarakat bisa menyaksikan langsung lewat YouTube, jadi prosesnya benar-benar transparan,” tambah Fendy.
Dengan selesainya tahapan ini, publik kini menunggu langkah Eri Cahyadi dalam menentukan siapa di antara empat nama tersebut yang akan menjadi Sekda definitif. Siapa pun yang terpilih, ia akan memegang peran penting dalam menggerakkan mesin birokrasi Pemkot Surabaya ke depan.(r7)





