Terminal Teluk Lamong Perkuat Konektivitas Indonesia – Thailand

Terminal Teluk Lamong Perkuat Konektivitas Indonesia - ThailandSurabaya,(DOC)PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali menegaskan perannya dalam memperkuat konektivitas maritim di kawasan Asia Tenggara, terutama Indonesia – Thailand. Terminal modern ini menyambut kedatangan perdana (maiden voyage) kapal MV Highway 357S/357N di dermaga internasional Terminal Petikemas Teluk Lamong.

Kapal milik Samudera Shipping Line (SSL) tersebut menjadi bagian dari layanan TI1 Service dengan rute Laem Chabang (Thailand) – Jakarta – Surabaya – Laem Chabang. Layanan ini juga diikuti oleh Ocean Network Express (ONE) melalui skema joint slot agreement. Dalam skema ini, ONE mengangkut muatannya menggunakan kapal yang dioperasikan SSL.

Bacaan Lainnya

Kehadiran MV Highway menandai komitmen kedua perusahaan pelayaran untuk memperkuat jaringan logistik intra-Asia, terutama antara Indonesia dan Thailand. Selain itu, rute ini beroperasi setiap minggu (weekly call) dengan dua kapal yang bergantian melayani. Dengan demikian, arus logistik regional diharapkan semakin efisien dan berkelanjutan.

Spesifikasi dan Keunggulan Kapal

MV Highway 357S/357N memiliki panjang 182 meter, lebar 30 meter, dan bobot 24.757 ton. Kapal ini memiliki draft sedalam 11 meter. Oleh karena itu, MV Highway sangat sesuai untuk mendukung kelancaran arus logistik internasional di Jawa Timur.
Selain itu, kapal ini mampu mengangkut muatan besar dengan efisiensi tinggi serta mendukung rantai pasok antarnegara di Asia Tenggara.

Direktur Utama TTL David Pandapotan Sirait memimpin penyambutan kapal bersama jajaran manajemen. Hadir pula perwakilan Samudera Shipping Line, Christian Yahya (Division Head Country Representative) dan Dinar Hindarto (SOC Indonesia Dept Head). Dari pihak Ocean Network Express (ONE) turut hadir Adhisa W, Branch Manager Surabaya.

Sementara itu, Capt. Nehad Youssef, Master MV Highway, menyampaikan apresiasinya terhadap tim pandu TTL.

“Sejak proses approaching hingga sandar, semua berjalan lancar. Tim pandu bekerja sangat profesional. Mereka memastikan manuver kapal berlangsung aman dan efisien. Kami kagum dengan pelayanan dan fasilitas Terminal Teluk Lamong yang ramah lingkungan serta berstandar tinggi,” ujar Capt. Nehad.

Baca Juga:  Koneksi Saluran dan Rumah Pompa Jadi Kunci Wali Kota Eri Cahyadi Tekan Banjir Surabaya

Komitmen TTL sebagai Smart and Green Port

Menurut David Pandapotan Sirait, layanan TI1 menjadi momentum penting bagi TTL untuk memperluas jaringan pelayaran internasional melalui Surabaya.

“Kedatangan MV Highway menunjukkan langkah nyata TTL dalam memperkuat konektivitas maritim regional. Kami berkomitmen memberikan layanan efisien, aman, dan ramah lingkungan sebagai smart and green port. TTL siap mendukung kelancaran operasional mitra strategis seperti Samudera Shipping Line dan ONE,” jelasnya.

Di sisi lain, TTL terus berinovasi dalam pengelolaan terminal berbasis teknologi. Kemudian, melalui layanan cepat, aman, dan berkelanjutan, TTL bertekad memperkuat posisi pelabuhan Indonesia sebagai pusat logistik yang kompetitif di kancah internasional.
Akhirnya, upaya ini di harapkan dapat memperkuat peran Indonesia sebagai simpul penting dalam rantai logistik Asia Tenggara.(ode/r7)

Pos terkait