Timnas U-16 Menembus Final AFF 2018

Tidak ada komentar 259 views

Sidoarjo, (DOC) -Timnas Indonesia U-16 berhasil menjejak babak final. Menjamu Malaysia dalam semifinal Piala AFF U-16 2018 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (9/8/2018), ‘Garuda Asia’ menang dengan skor 1-0 atas harimau Malaya.

Satu-satunya gol Timnas U-16 dalam laga ini dicetak oleh Bagus Kahfi menit ke-72 via penalti. Di babak final, Timnas U-16 bakal bersua Thailand yang sukses mengandaskan Myanmar pada laga semifinal lainnya. Kedua tim dijadwalkan bertemu di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (11/8) mendatang.

Pada babak pertama, Malaysia berupaya meredam agresivitas serangan Timnas U-16 dengan menurunkan tempo pertandingan dan memainkan bola dari kaki ke kaki di pertahanan.

Timnas U-16 bisa melancarkan serangan bertubi-tubi ketika laga memasuki menit ke-30. Akan tetapi, sampai babak pertama usai, peluang-peluang yang Timnas U-16 dapatkan tak ada yang berujung gol. Skor 0-0 menutup 40 menit pertama pertandingan.

Kembali dari ruang ganti, pelatih Timnas U-16 Fakhri Husaini melakukan beberapa perubahan. Juru latih berusia 53 tahun itu menarik keluar Fajar Fathur dan memasukkan Sutan Zico. Selain itu, Fakhri juga menggeser Bagus Kahfi ke sisi kanan.

Perubahan yang dilakukan Fakhri membikin daya gedor Timnas U-16 semakin besar. Buktinya, babak kedua baru berjalan satu menit, Zico mendapatkan peluang di depan kotak penalti. Akan tetapi, sepakan pemain bernomor punggug 9 itu masih dapat diantisipasi penjaga gawang Malaysia.
Tiga menit berselang, Zico kembali mengancam gawang Malaysia lewat tembakan keras nan akurat dari luar kotak penalti. Lagi-lagi penjaga gawang Abdul Alim Al Amri Ali dapat mengantisipasinya. Begitu pula sepakan Bagus via bola mati di menit ke-50 yang bisa ditangkap dengan baik oleh Abdul Alim.

Malaysia berupaya menutup celah-celah di sekitar kotak penalti dengan menggunakan banyak pemain. Apa yang dilakukan Malaysia membikin Timnas U-16 kesulitan untuk merangsek ke dalam kotak penalti. Penetrasi-penetrasi yang dilakukan pemain sayap Timnas U-16 pun dapat dipatahkan.
Untuk menyiasati kesulitan tersebut, Timnas U-16 kerap melepaskan tembakan-tembakan dari luar kotak penalti. Seperti yang dilakukan Supriadi di menit ke-60 dan Andre Oktaviansyah di menit ke-64. Sayangnya, dua tembakan tersebut meluncur kencang di atas mistar gawang.

Menginjak menit ke-70, Timnas U-16 mendapatkan peluang via penalti setelah Supriadi dijatuhkan oleh penjaga gawang di dalam kotak 16. Bagus yang diutus menjadi eksekutor dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna.
Setelah itu, kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Akan tetapi, serangan-serangan kedua tim tak ada yang berujung gol. Skor 1-0 untuk kemenangan Timnas U-16 bertahan sampai laga usai.