Surabaya,(DOC) – IFBEX 2025 mencatat transaksi lebih dari Rp80 miliar dan berhasil menarik 10.870 pengunjung selama tiga hari. Dengan dukungan Pertamina Patra Niaga dan BRI, pameran ini semakin menegaskan diri sebagai ajang waralaba terbesar di Jawa Timur. Selain itu, kolaborasi berbagai pihak turut memperkuat ekosistem bisnis di wilayah tersebut.
Pameran yang digelar PT Myevent Promosindo Asia pada 28–30 November 2025 ini menghadirkan 113 brand dari sektor kuliner, manufaktur, produk, dan jasa. Selain itu, dukungan dari HIKPI, DK Consulting, KADIN Jatim, dan APTIKNAS membuka ruang investasi yang lebih luas bagi pelaku usaha.
Acara resmi dibuka oleh Direktur Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI, Septo Soepriyatno, bersama Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim, Mhd. Aftabuddin RZ. Kehadiran mereka, sekaligus unsur Pemkot Surabaya dan asosiasi bisnis, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
IFBEX Beri Penghargaan Kepada 10 Institusi dan Tokoh
Pada pembukaan, panitia memberikan penghargaan kepada 10 institusi dan tokoh yang berperan besar dalam pengembangan franchise. Selain institusi besar seperti Pertamina Patra Niaga dan BRI, penghargaan juga diberikan kepada lembaga pendidikan untuk memperkuat keterlibatan generasi muda.
CEO PT Myevent Promosindo Asia, Karen Wiraraharja, menegaskan bahwa IFBEX tidak hanya soal transaksi.
“Pameran ini menjadi tempat berbagi pengalaman, pengetahuan, dan jaringan bagi pelaku usaha di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Umum HIKPI sekaligus CEO DK Consulting, Djoko Kurniawan, menyoroti tingginya minat publik terhadap waralaba.
“Antusiasme publik sangat besar karena banyak orang ingin sukses dengan cepat melalui brand yang tepat,” katanya.
Pertamina dan BRI Hadirkan Dukungan Strategis
Dukungan Pertamina Patra Niaga menjadi salah satu kunci sukses. Kania Hapsari menjelaskan bahwa area SPBU Pertamina menawarkan peluang besar bagi franchise.
“Pelaku usaha bisa membuka gerai di lokasi strategis dengan lalu lintas tinggi dan keamanan 24 jam,” ujarnya.
Sementara itu, BRI juga memperkuat ekosistem pendanaan franchise. Ery Wicaksono, Regional Funding & Transaction Head RO Surabaya, menegaskan:
“BRI terus menyediakan pembiayaan produktif, termasuk program BRIguna untuk karyawan yang ingin memulai usaha.”
Final Young Entrepreneur Competition mencuri perhatian pengunjung. Akhirnya, tim GARNUSA Universitas Airlangga keluar sebagai juara berkat inovasi beras analog. Selanjutnya, HUNIQO dan MBG Universitas Ciputra meraih posisi kedua dan ketiga.
Dengan capaian transaksi besar dan tumbuhnya jejaring usaha, penyelenggara siap memperluas IFBEX ke kota-kota lain di Indonesia. Oleh karena itu, Karen memastikan IFBEX akan terus memperkuat ekosistem wirausaha nasional.
“IFBEX akan terus menjadi penggerak ekosistem kewirausahaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis usaha berkelanjutan,” tutupnya.(ode/r7)





