Warga Timika Terlibat Bentrokan dengan Polisi

Tidak ada komentar 62 views

Timika (DOC) – Sekelompok warga memblokade ruas jalan yang menghubungkan Kota Timika-Kuala Kencana, Jumat (14/9/2018). Aksi ini dipicu tewasnya seorang guru akibat ditabrak pengendara motor.

Warga memblokade jalan dengan membakar ban bekas dan kayu di tengah jalan. Akibatnya, kendaraan dari Kota Timika tujuan Kuala Kencana dan sebaliknya terhambat.

Polisi yang tiba di lokasi pemblokadean berupaya bernegosiasi dengan warga. Namun, warga mencoba menyerang seorang anggota polisi. Kericuhan pun terjadi. Polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara. Tetapi tembakan peringatan itu justru dibalas warga dengan lemparan batu. Sehingga mengakibatkan sejumlah polisi terluka.

Polisi kemudian melepaskan tembakan gas air mata ke arah kerumunan warga sehingga mereka lari berhamburan untuk bersembunyi.

Aksi blokade jalan ini dipicu atas tewasnya seorang guru, Katarina Takati. Katarina meninggal setelah tertabrak kendaraan bermotor pada Sabtu (8/9/2018), di Jalan Koteka, SP 3.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Andika Aer mengatakan, aksi yang dilakukan warga ini karena salah paham. Keluarga dan kerabat korban mendapat kabar, pelaku yang tabrak korban sudah dilepaskan pihak kepolisian.

“Ini hanya salah paham saja, karena ada yang sebarkan isu kalau pelaku dibebaskan polisi. Padahal tidak, karena pelaku sampai saat ini masih ditahan,” kata AKP Andika.

Setelah situasi dapat dikendalikan, polisi kemudian mengundang 5 perwakilan keluarga korban ke kantor Satuan Lalulintas untuk dilakukan mediasi.

“Kami sudah sampaikan ke keluarga dan keluarga menerima kalau isu itu tidak benar,” pungkasnya.(kcm/ziz)