
Surabaya,(DOC) – Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya, Armuji, emosi dan langsung marah ketika mengetahui penutup got di trotoar Gunung Anyar dicuri. Ia segera meninjau lokasi dan merekam reaksinya dalam video di media sosial.
“Ini penutup got dicuri! Harusnya sadar, penutup got ini melindungi pejalan kaki. Namun, kok malah diganti ranting pohon? Ini benar-benar keterlaluan!” tegas Armuji dengan nada tinggi.
Petugas di lokasi menjelaskan bahwa pencurian ini sudah sering terjadi. Meskipun mereka beberapa kali mengganti penutup got, pencurian tetap berlangsung. Karena itu, Armuji meminta Satpol PP kelurahan untuk meningkatkan patroli di trotoar yang rawan pencurian.
Selain itu, ia juga mendorong pemasangan CCTV di titik-titik strategis. “Kalau perlu, pasang CCTV. Ingat, fasilitas ini di bangun dengan uang rakyat. Oleh sebab itu, jangan sampai dicuri,” tambahnya kesal.
Di sisi lain, Armuji mengajak warga untuk aktif mengawasi lingkungan sekitar. Ia meyakini partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga fasilitas umum.
Pemkot Surabaya pun berkomitmen memperkuat kerja sama dengan warga demi menciptakan kota yang aman dan tertib. “Kami tidak akan diam. Kami akan terus memantau dan menindak tegas pelaku pencurian,” pungkasnya.
Hilangnya penutup got di trotoar Gunung Anyar ini jelas membahayakan pejalan kaki. Trotoar tanpa penutup got meningkatkan risiko kecelakaan.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengimbau warga agar bersama-sama menjaga fasilitas umum. “Gorong-gorong di Surabaya ayo di jaga bersama. Ini demi keselamatan pejalan kaki. Kalau tutupnya hilang, bisa berbahaya,” ujarnya usai meresmikan SWK Ikan Duyung, Jumat (23/5/2025).
Lebih lanjut, Eri berjanji akan menuntut pelaku pencurian hingga ke ranah hukum. “Jika pelaku tertangkap, saya akan tuntut seberat-beratnya,” tegasnya.(r7)





