D-ONENEWS.COM

3.500 Dokter Magang Hadapi Corona, Begini Kata IDI

Jakarta (DOC) – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebut masih ada ketersediaan 3.500 dokter magang (internship) untuk membantu penanganan pandemi. Namun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan saat ini yang dibutuhkan tenaga medis adalah kebijakan yang tepat sehingga rumah sakit tidak overload.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Slamet Budiarto juga mengatakan saat ini tenaga medis di Indonesia lebih membutuhkan ketersediaan alat kesehatan seperti APD dan ventilator untuk pasien Covid-19.

“Yang diperlukan tenaga medis adalah APD lengkap, obat-obatan dan ventilator tercukupi, kemudian mendesak pemerintah untuk melakukan pengendalian penularan sehingga rumah sakit tidak overload,” ucapnya, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (16/9).

Slamet menjelaskan untuk saat ini ketersediaan tenaga medis di kota besar masih mencukupi untuk membantu penanganan pandemi Covid-19. Namun jika ada rumah sakit yang menambah pelayanan atau meningkatkan kapasitas ruang maka memang dibutuhkan tambahan.

Jika pemerintah akan menambah tenaga medis, menurut Slamet, diperlukan maping atau pemetaan di daerah sehingga bantuan tenaga medis tepat sasaran.

“Tenaga medis untuk kota kota besar cukup, [kalau ada penambahan] harus dilakukan maping, kalau jumlah dokter di kota besar sih cukup, hanya kalau meningkatkan atau menambah pelayanan perlu perekrutan tenaga medis lagi,” ucapnya.

Meski demikian, Slamet menegaskan apa yang benar-benar dibutuhkan tenaga medis di lapangan adalah kebijakan yang dapat menekan laju penularan Covid-19. Sehingga rumah sakit tidak mengalami penumpukan pasien.

“Jika kebijakannya tepat dan kasus menurun, bisa meringankan beban tenaga medis, promotif-preventif belum berjalan optimal,” tuturnya.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebelumnya merinci kesediaan dokter dan tenaga medis untuk membantu menangani pandemi Covid-19. Menurutnya masih ada 3.500 dokter magang di Indonesia untuk tenaga tambahan jika diperlukan.

“Masih ada 3.500 dokter internship, masih ada 800 tenaga nusantara sehat dan di samping itu ada tenaga relawan 685,” ucap Terawan dalam Konferensi Pers melalui Youtube Sekretariat Presiden, Senin (14/9).

Jumlah tersebut sudah termasuk dokter spesialis paru, anastesi, spesialis penyakit dalam, serta tenaga kesehatan seperti perawat dan dokter umum yang siap utuk membantu penanganan pandemi apabila dibutuhkan.(cnn)

Loading...

baca juga