Surabaya, (DOC) – Tengah terpojok kobaran api, salah satu korban terselamatkan dan membaca Surat Yasin di pojokan rumah yang terbakar pada Jumat (25/2/2022) sore.
Rumah beralamatkan di Ngagel Jaya Tengah Surabaya ini tiba-tiba terbakar pada pukul 16.00-an, beruntungnya pasukan Pemadam Kebakaran (Damkar) Surabaya datang cukup cepat di lokasi.
“Kejadian di Ngagel Jaya Tengah tadi ada berita masuk 16.00 WIB meluncur dr unit menur 16.01 WIB sampai Lokasi 16.04 WIB hanya 3 menit meluncur ke lokasi. Kemudian pemadaman selesai 16.31,” ujar Kepala Dinas Damkar Surabaya, Dedi Irianto di lokasi.
Dia menjelaskan ada korban yang masih hidup sempat terjebak di dalam rumah yang terbakar, namun berhasil diselamatkan tanpa luka apapun. “Sempat ada warga yabg terjebak di dalam rumah, ditemukan dalam kondisi selamat. 1 orang laki-laki usia kurang tahu. Alhamdulillah berhasil diselamatkan di tengah proses pemadaman,” terangnya.
“Tidak ada luka bakar. Ditemukan di belakang, ada semacam dapur taman yang atasnya kosong,” imbuhnya.
Dedi menjelaskan, jika saat penyelamatan korban tersebut, terdengar korban membaca Surat Yasin. “Duduk sambil baca yasin. Korban yang berhasil diselamatkan kondisi korbannya duduk sila sambil baca yasin,” ungkap Dedi.
Saat ditanya dugaan penyebab kebakaran, Dedi tidak bisa menjelaskan secara terperinci, dan lebih menekankan keselamatan warga. “Dugaan belum tahu, dari kepolisian. Yang penting korban selamat, ditemukan, tidak ada luka bakar, trauma saja, sadar, tidak pingsan, sambil baca yasin, tidak kehabisan nafas, tadi digendong karena trauma saja, sudah diselamatkan menuju ke RS dr Soetomo Surabaya,” ujar Dedi.
Sementara itu, Hendri, kakak dari korban yang selamat menerangkan jika adiknya yang bernama Harsase Harlukman (42) adalah pasien dari RS Menur, yang diketahui sebagai Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).
“Adik saya Harsase Harlukman (luki) 42 tahun. Memang pasien RS Menur. Saat kebakaran langsung dikabari Pak RT kesini. Memang rumah saya kunci keluar masuk takutnya niatnya gak baik. Kemungkinan aja karena kipas angin gak dimatikan, konslet,” ujar Hendri.
Dalam kebakaran yang melalap seluruh rumah ini, sempat warga memadamkan dengan alat seadanya, namun tak bisa memadamkan api yang terlanjur besar. (ang/fr)

