Surabaya, (DOC) – Sebagai partai pendukung pasangan calon (Paslon) Eri Cahyadi-Armuji. Partai Golkar berharap warga Kota Surabaya berbondong-bondong berangkat ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada.
Seperti yang di katakan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni pada awak media. Di sela-sela mengawal Paslon Eri-Armuji di debat sesi pertamanya.
“Mari kita datang ke TPS, untuk memilih mas eri armuji. Jangan sampai golput karena satu suara sangat menentukan keberlanjutan pembangunan surabaya mendatang,” ujar pria yang akrab di sapa Thoni ini, Rabu (16/10/2024).
Thoni berpikiran, jika adanya fenomena masyarakat memilih kotak kosong bukan serta-merta dorongan golongan tertentu. Namun memang dari hati nurani.
“Jadi saya pikir mungkin saja kalau ada masyarakat yang terlibat dalam gerakan kampanye kota kosong. Karena itu hak yang di jamin oleh undang-undang. Maka mari kita jadikan pemilukada ini sebagai sarana perlombaan untuk memenangkan hati masyarakat saja. Jadi saya berharap tidak ada lagi kemudian khususnya ini partai politik versus rakyat,” terangnya.
Menurut Thoni, bahwa Pemilukada 2024 ini jangan ‘di plintir’ atau di giring pada opini masyarakat. Sehingga dalam Pemilukada kali ini tidak di salah artikan pertarungan Partai Politik melawan Masyarakat.
“Nah rekomendasi partai politik terhadap terhadap calon itu juga secara berjenjang. Ada usulan dari Kecamatan. Di bawa ke provinsi Kemudian dari provinsi di telaah oleh DPP masing-masing partai. Nah hari ini karena kesannya ini pengetahuan di bidang preferensi masyarakat. Ya maka Setiap keputusan yang di lakukan oleh partai politik mesti berbasis itu. Di situlah kita bisa mengukur apakah kans keterpilihan seseorang itu cukup tinggi atau tidak,” ucapnya.
Kepemimpinan Eri-Armuji Memuaskan
Dari penilaian Partai Golkar, kepemimpinan dari Eri-Armuji masih membuat warga Kota Surabaya merasa puas. “Kebetulan elektabilitas Mas Eri-Armuji di Kota Surabaya ini dalam survei yang di lakukan oleh Partai Golkar itu di atas 75%. Artinya, masyarakat masih menghendaki Mas Eri untuk menahkodai keberlanjutan pembangunan di Kota Surabaya,” urainya.
Selain itu, Arif Fathoni menilai, di dalam debat malam ini. Paslon Eri-Armuji bisa menjadikan agenda ini sebagai alat untuk meyakinkan masyarakat.
“Ya saya pikir karena Surabaya ini melawan kotak kosong. Maka saya harap Mas Eri menggunakan hasil debat pada malam hari ini sebagai ajang untuk meyakinkan masyarakat tentang bagaimana membawa Surabaya 5 tahun mendatang,” bebernya
“Jadi panelis itu kan independen. Yang di pilih dari akademisi itu yang akan mempertajam visi misi paslon dalam pilkada ini. Jadi saya berharap Mas Eri bisa tampil prima dan meyakinkan masyarakat. Sehingga masyarakat dengan kesukarelaan yang tinggi datang ke TPS untuk memilih Eri-Armuji,” tandasnya.(rob/r5)