Jember, (DOC) – Bersama Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur (Jatim) Tri Rismaharini turun ke Jember, temui kader dan relawan.
Dalam konsolidasi dan rapat internal DPC PDIP Kabupaten Jember. Perempuan yang akrab di sapa Risma ini sempat mendapati para kader, yang ijazahnya masih tersandera.
Mengetahui hal itu, Risma segera mengerahkan timnya untuk mencatat dan menebus ijazah mereka semuanya. Sekitar puluhan orang yang mengangkat tangannya mengaku ijazahnya masih tertahan.
Risma juga menceritakan pengalamannya saat berjuang di Pilkada. Dua di Pilkada saat ia maju Wali Kota Surabaya, dan saat membantu Eri Cahyadi maju Pilwali.
“Saya mengalami 3 kali, saya dua kali dan Eri Cahyadi 1 kali. Kami hanya sendirian dan menang. Rekomendasi Eri Cahyadi jadi Wali Kota mepet. Yang saya lakukan di mana Eri Cahyadi kalah, saya bawa sapu. Saya bersihkan jadi indah,” ujar Risma, Selasa (5/11/2024).
Lucunya saat menyapu. Risma tak melihat jika di tempatnya tersebut, ternyata ada pihak pesaing Eri Cahyadi melakukan rapat.
“Saya pernah menyapu ternyata tempat itu markasnya lawan dari Eri Cahyadi. Bahkan pernah menyapu saat mereka rapat, saya sempat permisi, malah bubar tidak jadi rapat,” imbuhnya sambil tertawa.
Risma kembali mengingatkan para kader. Jika Pilkada serentak ini akan menentukan masa depan Jember 5 tahun ke depan.
Tak hanya itu, Risma memastikan memberikan bantuan. Terutama Bakorwil Jember untuk mengatasi 4 penyakit besar.
“Di Bakorwil Jember, saya akan bangun tempat di mana berkosentrasi mengatasi 4 penyakit besar. Di antara lain jantung, stroke, gagal ginjal atau kencing manis, dan kanker,” ungkapnya.
